Rabu 17 Juli 2019, 16:00 WIB

Dituding Pelit, Arsenal tidak Peduli

Cahya Mulyana | Sepak Bola
Dituding Pelit, Arsenal tidak Peduli

Twitter @Arsenal
Josh Kroenke (kiri)

 

DIREKTUR Arsenal Josh Kroenke mengabaikan kritik dari pendukung yang menyatakan klub pelit dalam bursa transfer yang semakin menyulitkan untuk bisa bersaing dengan raksasa-raksasa Liga Primer Inggris lain.

Menurut Josh Kroenke yang juga putra pemilik Arsenal, Stan Kroenke, efisiensi bertujuan mendapatkan pemain muda berkualitas.

Kroenke menyatakan alasan mematok anggaran belanja 45 juta pound sterling atau Rp810 miliar supaya Unay Emery mendapatkan pemain muda yang murah namun berkualitas. Kebijakan itu memang pahit diterima dengan mudah.

Tapi pihaknya meyakini hal itu merupakan solusi jangka panjang supaya klub mendapatkan kesuksesan jangka panjang.

Solusi instan dengan cara menggelontorkan uang untuk mendapatkan pemain top dunia sangat memungkinkan untuk dilakukan Arsenal. Namun, strategi itu sudah usang dan belum tentu berbanding lurus dengan prestasi yang didapatkan klub.

Baca juga: Arsenal Tekuk Colorado Rapids

Oleh sebab itu, kata Kroenke, Arsenal mengambil cara lama yang bagi sebagian penduduk sudah usang atau dilupakan yakni mencari pemain di berbagai belahan bumi yang memiliki kualitas bagus dengan harga murah.

Langkah itu tidak bisa dirasakan langsung karena membutuhkan waktu tapi bisa menjaga kesehatan keuangan klub serta membangun tim dengan pondasi yang kuat.

"Siapa pun yang mengenal saya tahu betapa bergairahnya saya tentang Arsenal Football Club. Apakah sulit mengambil keputusan (efisiensi belanja)? Tentu. Tapi aku tidak dalam bisnis ini untuk berteman, aku di dalamnya untuk menang," terang Kroenke dilansir dari AFP, Rabu (17/7).

Menurut Kroenke, cara pandang generasi kedua pemilik Arsenal itu sangat berbeda dan tidak bisa disamakan dengan klub lain. Semua tim memiliki cara pandang dan tujuan berbeda dan Arsenal ingin jaya dalam waktu yang lama.

"Jika ada yang akan mempertanyakan kepemilikan kami - yang saya pahami kami sebagai penjaga, para pendukung percaya kami untuk menjadi penjaga nilai-nilai Arsenal. Itulah yang kami coba lakukan. Kami berusaha untuk menang sementara juga menghormati nilai-nilai dan tradisi klub," katanya.

Meski penolakan masih berlangsung, kata Kroenke, dirinya sudah menjelaskan alasan itu kepada perwakilan pendukung secara langsung dan meminta mereka untuk bersabar.

Pihaknya tidak mempungkiri juga mengharapkan banyak trofi seperti halnya pencinta Arsenal.

"Kita semua menginginkan hal yang sama dan kita semua berusaha dengan agresif untuk mewujudkannya. Hanya saja kadang-kadang garis waktu kita mungkin tidak seagresif yang ingin dilihat orang lain," pungkasnya. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More