Rabu 17 Juli 2019, 09:42 WIB

Kemenpora Lanjutkan Program Kader Pemuda Anti Narkoba

Deri Dahuri | Humaniora
Kemenpora Lanjutkan Program Kader Pemuda Anti Narkoba

Kemenpora
Program pelatihan Kader Inti Pemuda Anti Narkoba digelar di Hotel Sahid, Batam.

 

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) kembali melanjutkan program pelatihan Kader Inti Pemuda Anti Narkoba (Kipan) kepada 200 perwakilan organisasi kepemudaan se-Kepri di Hotel Sahid, Batam, Kepulauan Riau.

Pelatihan dengan tujuan untuk menjadikan generasi bangsa yang bebas narkoba ini digelar selama empat hari mulai Selasa (16/7) hingga Jumat (18/7) mendatang. Seusai pelatihan peserta langsung dikukuhkan sebagai kader pemuda inti antinarkoba, Jumat (19/7).

Salah satu panitia pelaksana pelatihan Zubert Prihantoro mengatakan, 200 peserta pelatihan ini berasal dari kabupaten Karimun, Tanjungpinang, Lingga, Bintan dan Batam. Masing-masing kabupaten kota mengirimkan 40 peserta. Mereka datang dari berbagai organisasi kepemudaan dan mahasiswa.

Tujuan kegiatan ini untuk melatih para pemuda supaya lebih paham lagi dalam hal melawan dan memerangi narkoba dengan menghadirkan narasumber dari pihak BNN, Kadispora dari kabupaten dan kota serta provinsi Kepri.

"Mereka ini jadi ujung tombak nantinya karena kader inti untuk memerangi narkoba. Mereka akan turun ke organisasi pemuda lainnya di tempat asal untuk memberikan wawasan serupa pemuda dan generasi penerus bangsa semuanya sadar bahwa narkoba itu tidak baik," ujar Zubert.

Pelatihan ini dimotori Deputi Bidang Peningkatan Wawasan Pemuda Kemenpora tersebut sebagai wujud implementasi Inpres nomor 6 tahun 2018 tentangan penanggulangan narkoba, yang mana harus diterapkan disetia lembaga kementerian yang ada.

Pelatihan ini dibuka oleh Asisten Deputi Peningkatan Wawasan Pemuda Kemenpora Arifin Majid yang dihadiri oleh Kadispora Kepri Maifrizon.

Dalam arahannya Arifin mengatakan, pelatihan untuk pembentukan karakter generasi bangsa yang bebas narkoba ini sudah berlangsung sejak 2016 lalu. Untuk tahun 2019 ini, Kepri adalah kota ketiga sebelumnya digelar di Sulawesi Utara dan Maluku.

"Target pelatihan di kota-kota yang rawan dengan peredaran narkoba. Kepri salah satu karena berada di wilayah perbatasan," ujar Arifin.

Target dari pelatihan ini untuk menyukseskan program bebas narkoba di dalam negeri. Generasi muda yang diwakili kaum muda ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak untuk melawan peredaran narkoba.

"Setiap tahun (data BNN Nasional, red) 18 ribu pemuda meninggal karena narkoba. Ini sangat berbahaya sebab generasi penerus bangsa terus diracuni dengan narkoba. Kemenpora melalui kegiatan ini bertekad akan memerangi persoalan ini," ujar Arifin.

Kepada peserta pelatihan, Arifin berharap agar bisa mengikuti pelatihan ini dengan serius sehingga benar-benar bermanfaat nantinya. (OL-09)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More