Senin 15 Juli 2019, 21:37 WIB

Caleg Gerindra Paling Banyak Saling Sikut di MK

Melalusa Susthira K | Politik dan Hukum
Caleg Gerindra Paling Banyak Saling Sikut di MK

MI/ROMMY PUJIANTO
Peneliti Perludem Fadli Ramadhanil

 

GERINDRA menjadi partai yang internalnya saling melayangkan gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pileg 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK).

Berdasarkan hasil kajian Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), sebanyak 32 sengketa internal Gerindra yang digugat ke MK, terdiri dari 10 sengketa internal menyangkut DPR RI, 9 DPRD Provinsi, dan 13 DPRD Kabupaten/Kota.

"Yang paling banyak yang permohonannya merupakan perselisihan internal partai politik adalah partai Gerindra, ada 32 permohonan," ujar peneliti Perludem Fadli Ramadhanil di Cikini, Jakarta Pusat, Senin (15/7).

Baca juga: MA Tolak Kasasi Kedua Prabowo-Sandi soal TSM

Fadli menuturkan maraknya sengketa internal di tubuh partai politik merupakan konsekuensi dari banyaknya caleg yang bersaing. Para caleg, jelasnya, sebelum melayangkan gugatan ke MK telah menempuh mekanisme internal partai. Namun, mereka banyak yang tidak puas sehingga memilih melayangkan gugatan ke MK.

"Itu kemudian membuka peluang terjadinya sengketa internal parpol atau sengketa antar caleg dalam internal partai. Bisa saja kemudian sengketa internal itu terjadi karena misalnya mekanisme di internal partai sudah dijalankan tapi kemudian masing-masing caleg merasa harus menguji ini secara hukum di MK," terang Fadli.

Gugatan sengketa internal, jelasnya, dapat dilayangkan oleh seorang caleg ke MK sejauh telah mengantongi rekomendasi dari partai. "Karena kalau kemudian caleg maju sendiri tanpa ada rekomendasi partai itu justru akan bermasalah nanti secara formil permohonannya di MK," imbuhnya.

Setelah Gerindra, partai kedua yang terbanyak mengajukan sengketa internal ke MK adalah Golkar dengan 22 perkara, diikuti Demokrat dengan 13 perkara, lalu PKB dengan 12 perkara. Total sebanyak 14 partai mengajukan perkara sengketa internal ke MK yang meliputi 94 perkara. (OL-8)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More