Perubahan Iklim Pacu Populasi Penyu Betina

Penulis: Media Indonesia Pada: Sabtu, 13 Jul 2019, 08:00 WIB Humaniora
Perubahan Iklim Pacu Populasi Penyu Betina

MI/Duta
Ilustrasi MI

AKIBAT perubahan iklim, jenis kelamin penyu tempayan (Caretta caretta) yang lahir di lokasi pengembangbiakan utama di Cape Verde berpotensi didominasi betina. Para peneliti dari Universitas ­Exeter, Inggris, mengungkapkan, sekalipun di bawah skenario emisi rendah, 99,86% penyu tempayan akan berjenis kelamin betina pada 2100.

Cape Verde ialah salah satu sarang terbesar penyu tempayan di dunia, dengan 15% dari total populasi global. Jenis kelamin penyu tempayan dipengaruhi suhu area inkubasi. Suhu hangat sangat mendukung keberadaan jenis kelamin betina.

Dalam jurnal Marine Ecology Progress Series, sekitar 84% tukik di Cape Verde berjenis kelamin betina. “Di bawah ketiga skenario perubahan iklim, lebih dari 99% tukik ialah betina. Bahkan, di bawah skenario emisi menengah dan tinggi, mungkin tidak ada jantan sama sekali,” ujar Lucy Hawkes, peneliti. (Independent/Tes/X-7)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More