NasDem Siap Patahkan Tudingan Pencurian Suara PKS

Penulis: Uta/P-2 Pada: Sabtu, 13 Jul 2019, 06:35 WIB Politik dan Hukum
NasDem Siap Patahkan Tudingan Pencurian Suara PKS

ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A
Taufik Basari

KETUA Badan Advokasi Hukum (Bahu) Partai NasDem Taufik Basari menyebut pihaknya siap mementahkan gugatan yang dilayangkan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Partai NasDem dituding­ mencuri suara PKS di Dapil Sumatra Selatan II.

“Kami siapkan dokumen-dokumen pemilihan mulai formulir C1, DA1, DB1, dan DC1,” ujar Tobas saapan karib Taufik, di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta, kemarin, seperti dilansir Medcom.id.

Tobas mengungkapkan dokumen formulir itu meliputi hasil perolehan suara tingkat kecamatan, kabupaten/kota, dan provinsi. Dia meyakini data yang dimiliki NasDem valid.

“Jadi, kami ingin menunjukkan bahwa data yang kami miliki ialah data yang valid, data yang benar, dan dapat disandingkan dengan data-data yang dimiliki oleh PKS,” tandas dia.

Dalam sidang pendahuluan kemarin, PKS menggugat Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam perebutan kursi di Senayan. PKS menuding Partai NasDem mendapat suara tidak sah.

“Bahwa, KPU telah menetapkan perolehan suara Partai NasDem bertambah sebanyak 11.696 suara yang ber-pengaruh pada perolehan kursi pemohon (PKS) untuk DPR dari daerah pemilihan Sumatra Selatan ll,” ujar pe-ngacara PKS Zainudin Paru  dalam sidang perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) legislatif, kemarin.

Zainudin mengatakan penambahan suara itu dibuktikan dalam proses verifikasi yang menyandingkan DB1-DPR dengan C1 dan DA1 di Kabupaten Empat Lawang, Kecamatan Pendopo, Muara Pinang, Tebing Tinggi, dan Pendopo Barat Kabupaten Empat Lawang.

“Bahwa pada sertifikat, menurut dia, penambahan suara NasDem sebanyak 11.696 suara tersebut menyebabkan PKS tidak dapat memperoleh kursi DPR. (Uta/P-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More