Pelaku Mutilasi Banyumas Residivis Penculikan Mahasiswi Unsoed

Penulis: Liliek Dharmawan Pada: Jumat, 12 Jul 2019, 22:05 WIB Nusantara
Pelaku Mutilasi Banyumas Residivis Penculikan Mahasiswi Unsoed

Ist
Pelaku mutilasi ialah Deni Priyanto, 37, warga Desa Gumelem Wetan

KEPOLISIAN Resor Banyumas, Jawa Tengah, akhirnya menangkap pelaku mutilasi pada Kamis (11/7) petang. Pelaku ialah Deni Priyanto, 37, warga Desa Gumelem Wetan, Kecamatan Susukan, Banjarnegara. Pelaku membunuh di Bogor dan melakukan mutilasi di jalan.

Potongan-potongan tubuh korban kemudian dibuang di dua lokasi berbeda yakni di Desa Watuagung, Kecamatan Tambak dan Desa Sampang, Kecamatan Sempor, Kebumen.

Kapolres Banyumas, AKBP Bambang Yudhantara Salamun, mengatakan, begitu menangkap pelaku, pihaknya menelusuri identitas korban yang dibunuh.

"Korban adalah KW, 51, seorang perempuan asal Bandung. Dari penuturan tersangka pelaku mutilasi, ia kenal dengan korban melalui media sosial Facebook. Dari perkenalan itulah, pelaku sempat dekat dengan korban dan bertemu empat kali. Bahkan, pelaku mengaku mendapatkan transfer uang juga," jelas Kapolres.


Baca juga: Cuaca Cerah, Pencarian Heli MI 17 kembali Dilanjutkan


Kapolres mengatakan berdasarkan pemeriksaan intensif kepolisian, Deni mengaku membunuh korban di Puncak, Bogor, Jawa Barat, pada Minggu (7/7) malam.

"Sebelum melakukan pembunuhan, antara pelaku dengan korban sempat bertengkar di dalam mobil. Korban dihantam kepalanya menggunakan parang, kemudian membacok korban hingga meninggal dunia," ujarnya.

Kapolres menambahkan kalau pelaku kemudian berusaha untuk pulang ke rumahnya di Gumelem Wetan, Susukan, Banjarnegara.

"Ada dugaan, sebagian tubuh korban yang dimutilasi dibuang di sepanjang perjalanan dari Bogor ke Banjarnegara. Namun, ada dua lokasi yang sudah pasti untuk membuang potongan tubuh yakni di Sempor, Kebumen dan Tambak, Banyumas," katanya.

Ternyata selain membunuh, pelaku sebelumnya pernah mendekam di penjara karena kasus upaya penculikan mahasiswi Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto. (OL-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More