Jumat 12 Juli 2019, 19:25 WIB

14 Ribu Calon Mahasiswa Mendaftar Ujian Mandiri UNS

Antara | Humaniora
14 Ribu Calon Mahasiswa Mendaftar Ujian Mandiri UNS

FOTO ANTARA/Andika Betha
Ratusan calon mahasiswa mengikuti Ujiandi Auditorium Universitas Sebelas Maret

 

SEBANYAK 14.000 peserta resmi mendaftar jalur Ujian Mandiri Universitas Sebelas Maret (UM UNS) Surakarta hingga Jumat (12/7) siang.   

"Jumlah ini ada kemungkinan bertambah karena penutupan pendaftaran baru akan kami lakukan pada pukul 24.00 WIB," kata Ketua Panitia
Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) UNS, Ahmad Yunus, di Solo, Jumat.   

Ia mengatakan, sebanyak 14.000 pendaftar ini sudah menyelesaikan biaya administrasi. Sedangkan yang lain ada sekitar 28.000 orang yang belum melakukan pembayaran administrasi.  

Sebagaimana diberitakan, waktu pendaftaran jalur UM UNS sudah dimulai sejak 2 Juli 2019. Pada pelaksanaannya, UNS bersama dengan tujuh perguruan tinggi negeri (PTN) lain di Indonesia.


Baca juga: Mahfud: Tuhan Saja Toleran, Masak Kita Tidak


Ketujuh PTN lain tersebut, yaitu Universitas Negeri Jakarta di Jakarta, Universitas Padjajaran di Bandung, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa di Banten, Universitas Negeri Surabaya di Surabaya, Universitas Lampung di Lampung, Universitas Sumatera Utara di Medan, dan
Universitas Hasanuddin di Makassar.

Ia mengatakan, untuk perbandingan jumlah pendaftar diperkirakan paling banyak di UNS karena UNS menampung pendaftar di seluruh wilayah Jawa Tengah.  

"Selain itu, memang jumlah peminat UNS dari Jawa Tengah cukup tinggi. Saat ini data masih terus berjalan," katanya.

Sebelumnya, dalam proses pelaksanaannya, pendaftaran jalur ujian mandiri sempat mengalami kendala akibat gangguan pada server.    

"Server sempat down karena diakses dari banyak lokasi, tetapi sudah langsung tertangani," katanya. (OL-1)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More