Jumat 12 Juli 2019, 16:34 WIB

NasDem Sepakat Jatah Menteri Proporsional Kursi Parlemen

Putri Rosmalia Octaviyani | Politik dan Hukum
NasDem Sepakat Jatah Menteri Proporsional Kursi Parlemen

MI/RAMDANI
Sekjen Partai NasDem Johnny G Plate.

 

SEKJEN Partai NasDem, Johnny G Plate, mendukung saran Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) agar partai yang kursinya sedikit tak mendapat jatah lebih banyak di kabinet. Begitu juga soal kemerataan dann harmonisasi wilayah, suku, agama, dan politik dalam pembentukan kabinet.

Johnny mengatakan, pendapat JK layak dipertimbangkan Jokowi. Asas proporsional memang harus diperhatikan. Meski begitu, Johnny mengatakan profesionalitas tetap menjadi syarat terpenting bagi pemilihan sosok menteri.

“Warna kebangsaan dan keterwakilan wilayah serta antargenerasi menjadi masukan penting bagi Pak Jokowi. Dan tentu di atas syarat tersebut, profesionalisme calon anggota kabinet menjadi titik temu dan titik simpul semua persyaratan di atas,” ujar Johnny, di gedung DPR, Jakarta, Jumat, (12/7).

Baca juga: NasDem Dukung Menteri dari Kalangan Muda

Johnny yakin Jokowi akan mempertimbangkan dengan sangat matang sebelum memilih sosok menteri yang akan membantunya bekerja. Baik dari kalangan partai atau non partai.

"Jumlah kursi kabinet dan anggota kabinet diserahkan pada Pak Jokowi yang akan memutuskannya," ujar Johnny.

Berbeda dengan beberapa partai lain yang telah menyatakan mengajukan nama untuk dicalonkan sebagai menteri, Johnny mengatakan NasDem belum pernah mengajukan nama tertentu pada Jokowi.

"NasDem tidak pernah mengajukan nama dan tidak pernah mengajukan jumlah. Sama sekali tidak ada. NasDem menyerahkan sepenuhnya itu dalam diskresi presiden," ujar Johnny.

Meski begitu, Johnny mengatakan NasDem akan sangat mendukung bila ada kadernya yang kelak diminta Jokowi untuk bekerja sebagai menteri. Baik dari kader senior atau politikus-politikus muda NasDem.

"Kalau memang mereka dipercaya menjadi angggota kabinet Pak Jokowi, tentu dengan senang kita mendorong amal bakti mendorong amal bakti untuk bangsa Indonesia," ujar Johnny. (OL-4)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More