Jumat 12 Juli 2019, 13:19 WIB

Pembangunan Skybridge LRT-Trans-Jakarta Voledrome Dikebut

Theofilus Ifan Sucipto | Megapolitan
Pembangunan Skybridge LRT-Trans-Jakarta Voledrome Dikebut

ANTARA/Nova Wahyudi
Pekerja menyelesaikan pembangunan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) atau Skybridge di Jalan Pemuda, Rawamangun, Jakarta.

 

PEMBANGUNAN Skybridge yang menghubungkan stasiun Lintas Rel Terpadu (LRT) Velodrome Jakarta Timur dengan Halte Trans-Jakarta Pemuda di Rawamangun terus dikebut. Pembangunan di sisi Halte Trans-Jakarta belum rampung.

"Kalau di (sisi) kita pembangunan sudah 100% dan sudah siap digunakan. Saat ini masih ada beberapa pekerjaan di sisi halte Trans-Jakarta. Tinggal menunggu penyelesaiannya," kata Corporate Communication Manager PT LRT Jakarta Melisa Suciati di Stasiun LRT Velodrome, Jakarta Timur, Kamis (11/7).

Melissa mengatakan skybridge di sisi LRT sudah pernah diuji coba bulan lalu. Namun, selang satu hari setelah uji coba, skybridge tersebut kembali ditutup. Pembangunan di kedua sisi terus dikebut.

"Karenanya takutnya (membahayakan) keselamatan jadi kita tutup lagi," ujar Melissa.

Dia belum bisa memastikan kapan skybridge bisa digunakan publik. PT LRT Jakarta bakal berkoordinasi dengan PT Transportasi Jakarta untuk menentukan jadwalnya.

Baca juga: Saatnya LRT Beroperasi Resmi

Sebelumnya, Trans-Jakarta menjalin kerja sama dengan LRT Jakarta untuk mempermudah moda transportasi di ibu kota. Bentuk kerja sama itu yakni menghubungkan stasiun LRT Velodrome Jakarta Timur dengan Halte Trans-Jakarta Pemuda di Rawamangun.

Direktur Teknik dan Fasilitas Trans-Jakarta Wijanarko menyebut integrasi yang dilakukan dua moda transportasi itu yakni dengan membangun Skybridge. Jembatan ini akan menghubungkan keduanya.

"Halte ini (Pemuda Rawamangun) nantinya akan jadi titik temu antara LRT dan Trans-Jakarta, nanti akan disatukan dengan Skybridge, jadi dari LRT bisa langsung masuk ke halte Busway, begitu juga sebaliknya," kata Wijanarko di daerah Pemuda Ramawangun, Jakarta Timur, Jumat, 11 Januari 2019.

Kerja sama ini disambut positif LRT Jakarta. Menurut Direktur Utama LRT Jakarta Allan Tandiano integrasi ini demi memudahkan masyarakat dalam mencari angkutan transportasi. (Medcom/OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More