Lahan Tempat Relokasi Pencari Suaka Aset DKI

Penulis: Putri Anisa Yuliani Pada: Jumat, 12 Jul 2019, 17:15 WIB Megapolitan
Lahan Tempat Relokasi Pencari Suaka Aset DKI

MI/PIUS ERLANGGA
Sejumlah pencari suaka melintas untuk memasuki bus saat akan dipindahkan dari trotoar kawasan Kebon Sirih, Jakarta.

KEPALA Badan Pengelola Aset Daerah (BPAD) DKI Pujiono menegaskan lahan tempat pengungsi pencari suaka direlokasi merupakan lahan milik Pemprov DKI Jakarta.

Diketahui lahan tersebut memiliki luas 3.400 meter persegi. Di atas lahan itu juga berdiri bangunan dua lantai dan bangunan lain dengan luas 2.500 meter persegi.

Pujiono mengatakan lahan tersebut milik Pemprov yang rencananya akan dipinjam pakai oleh Kodim 0503 Jakarta Barat.

"Milik DKI yang akan dipakai oleh Kodim," kata Pujiono saat dihubungi Media Indonesia, Jumat (12/7).

Pujiono tidak dapat memastikan kapan lahan itu akan terus digunakan untuk menampung para pengungsi asing.

Baca juga: Hunian Sementara Pencari Suaka

Ia menegaskan kebijakan tersebut menjadi kewenangan Pemprov DKI Jakarta yang kini dipimpin Pelaksana Harian (Plh) Gubernur DKI Jakarta Syaefullah selama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berada di luar negeri.

Sebelumnya, sejak awal Juli, terdapat pengungsi dari berbagai negara yang menempati trotoar Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat. Pengungsi sebagian besar berasal dari negara yang berkonflik seperti Sudan dan Afganistan.

Mereka menempati trotoar Jalan Kebon Sirih untuk mengungsi sekaligus meminta kepada subunit badan PBB bidang kemanusiaan yakni UNHCR untuk mendukung pencarian suaka ke Australia.

Relokasi mereka ke lahan di Kalideres, Jakarta Barat dilakukan kemarin siang setelah difasilitasi Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi dan Plh Gubernur DKI Syaefullah. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More