Jumat 12 Juli 2019, 10:10 WIB

Ilham dan Evi Legawa Dianggap Langgar Etik

Insi Nantika Jelita | Politik dan Hukum
Ilham dan Evi Legawa Dianggap Langgar Etik

MI/PIUS ERLANGGA
Anggota Komisioner KPU Evi Novida Ginting (kir) dan Ilham Saputra (kanan).

 

KOMISIONER KPU Ilham Saputra menghormati putusan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) setelah ia dianggap bersalah melanggar etik sehingga posisinya sebagai Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan dan Logistik KPU dicopot. "Ya, tidak masalah. Kita menghormati putusan DKPP," jelasnya.

Ilham dinyatakan bersalah karena menghambat proses pengisian jabatan pengganti antarwaktu (PAW) anggota DPR RI Hanura Daerah Pemilihan Jawa Timur VIII. "Secara resmi belum menerima salinan. Sanksi tersebut tidak mencopot sebagai komisioner, hanya sebagai ketua divisi. Prinsipnya pekerjaan KPU ialah kolektif kolegial," jelas Ilham.

Sebelumnya, Ketua KPU Arief Budiman menuturkan pihaknya akan menggelar rapat pleno untuk menyikapi putusan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP). Selain Ilham, DKPP memerintahkan KPU untuk mencopot jabatan Evi Novida Ginting Manik sebagai Ketua Divisi SDM, Organisasi, Diklat, dan Litbang KPU.

"Kita akan tindak lanjuti setelah melakukan rapat pleno untuk membahas sikap dan respons kita. Ini bukan hal yang mudah sebetulnya mengganti personel di tengah tahapan seperti ini (sengketa Pileg 2019),'' ujar Arief.

Evi Novida Ginting Manik yang juga dicopot sebagai Ketua Divisi SDM, Organisasi, Diklat, dan Litbang KPU pun tak masalah.

"Ya (menghormati putusan), ini kan (putusan) sebuah lembaga penyelenggara pemilu. Kalau bukan sesama penyelenggara pemilu yang menghormati, siapa lagi? Kita saling menghormati keputusan masing-masing yang diputuskan lembaga penyelenggara pemilu," ujar Evi.

Evi mengatakan pihaknya akan menindaklanjuti putusan DKPP pada rapat pleno. Saat ini KPU masih berfokus pada sidang sengketa perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) Pileg 2019.

"Saat ini kami sedang di sini (MK), teman-teman lain (Komisioner KPU) juga sedang ada di Bawaslu mengikuti sidang DKPP. Jadi, kita semua tentu saja belum bisa kumpul (untuk pleno). Nanti satu atau dua hari kita akan lakukan rapat pleno," jelas Evi. (Ins/P-1)

Baca Juga

DOK DPR RI

KPPA Harus Deteksi Anak Terpapar Covid-19 di Indonesia

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 10 April 2020, 17:00 WIB
Yandri menyampaikan, saat ini kasus positif virus korona sebanyak 3.293 pasien. Dari data tersebut, KPPPA harus mampu mendeteksi jumlah...
DOK DPR RI

Ciptakan Stabilitas Harga, Bulog Diminta Gelar Operasi Pasar

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 10 April 2020, 15:25 WIB
Menjelang Ramadan dan Idul Fitri ini, jangan sampai ada pihak spekulan yang mengambil keuntungan besar dalam kondisi seperti...
Antara

Jokowi: Mari Hadapi Pandemi Ini dengan Kebersamaan

👤Dhika Kusuma Winata 🕔Jumat 10 April 2020, 14:52 WIB
Menurut Presiden, pandemi yang dihadapi ini merupakan ujian berat bagi bangsa yang memerlukan kebersamaan, gotong-royong, dan disiplin...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya