Jumat 12 Juli 2019, 08:10 WIB

Jemaah Haji Diminta Tetap Waspada

Sitria Hamid Laporan dari Arab Saudi | Haji
Jemaah Haji Diminta Tetap Waspada

MCH/DARMAWAN
Jemaah haji Indonesia diminta tetap waspada dengan kondisi di sekitar, termasuk saat berada di Masjid Nabawi dan Masjidil Haram.

JEMAAH haji Indonesia diminta tetap waspada dengan kondisi di sekitar mereka saat beribadah, termasuk saat berada di Masjid Nabawi dan Masjidil Haram.

"Waspada karena kejahatan bisa terjadi di mana saja. Jangan mudah percaya kepada orang asing. Mintalah bantuan hanya kepada petugas jika terjadi masalah,'' kata Kepala Daerah Kerja Madinah, Akhmad Jauhari, di Kantor Urusan Haji Madinah, kemarin.

Menurutnya, kejahatan itu di mana pun ada, termasuk di Nabawi dan Masjidil Haram. Apalagi di tengah kerumunan orang, potensi itu selalu ada.

Hampir setiap tahun, kata dia, kasus pencurian dan penipuan terhadap jemaah terjadi di Masjid Nabawi dan Masjidil Haram.

Pihaknya telah mendapat laporan adanya jemaah haji yang dijambret, Rabu (10/7). Ada juga yang mendapat tawaran jasa titip barang berharga, tetapi setelah 1-2 jam, orang yang dititipi barang tersebut sudah tidak ada.

Sebelumnya, bagian Perlindungan Jemaah (Linjam)Sektor 4 Madinah, Heru Meiyanto, melaporkan pencopetan yang dialami jemaah asal Embarkasi Palembang (PLM) bernama Hopiyah binti Dulhamin, 63, saat salat Subuh di Masjid Nabawi, Rabu (10/7). Hopiyah tiba-tiba didatangi empat perempuan berpakaian serbahitam yang langsung menepuk pundaknya dan mengambil uang sekitar Rp8 juta.

Akhmad Jauhari mengingatkan jemaah harus menghubungi petugas haji yang memiliki ciri-ciri khusus jika menemui masalah. "Petugas dibekali dengan seragam, baju, rompi, topi, dan ID card. ID card ini harus selalu melekat di petugas," jelasnya.

Dia juga mengimbau jemaah untuk tidak bepergian sendiri saat melakukan aktivitas di luar hotel. Jemaah diminta tidak membawa uang dalam jumlah banyak ketika keluar hotel. Perhiasan juga sebaiknya ditinggal di kamar hotel.

 

Berangkat ke Mekah

Menurut rencana, jemaah gelombang I di Madinah akan mulai diberangkatkan ke Mekah pada 14 Juli 2019. Sebelumnya akan dilakukan pengecekan kelengkapan dokumen jemaah oleh muasassah dan kementerian haji.

Akhmad Jauhari mengatakan pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Naqabah (asosiasi transportasi) untuk pelayanan transportasi antarkota. (X-11)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More