Maskapai Terapkan Kebijakan Diskon Tarif 50%

Penulis: Andhika Prasetyo Pada: Jumat, 12 Jul 2019, 06:50 WIB Ekonomi
Maskapai Terapkan Kebijakan Diskon Tarif 50%

ANTARA FOTO/Reno Esnir
INACA memberi keterangan pers terkait penerapan tarif batas atas dan tarif bawah pada maskapai penerbangan di Jakarta.

MASKAPAI berbiaya rendah (low cost carrier/LCC), Citilink Indonesia, langsung menerapkan keputusan pemerintah menurunkan 50% harga tiket dari tarif batas atas mulai kemarin.

Dirut Citilink Indonesia Juliandra Nurtjahjo mengatakan penurunan harga tiket sejalan dengan komitmen untuk menyediakan tiket yang terjangkau masyarakat.

Penurunan harga tiket itu diberlakukan di rute-rute tertentu pada Selasa, Kamis, dan Sabtu, pada pukul 10.00-14.00 waktu setempat.

"Kami mengalokasikan 3.348 kursi dengan 62 penerbangan yang akan mengalami penurunan harga setiap hari," kata Juliandra dalam keterangan resmi, kemarin.

Rute penerbangan yang mengalami penurunan harga tiket di antaranya Jakarta-Medan (PP), Jakarta-Yogyakarta (PP), Makassar-Surabaya (PP), Jakarta-Denpasar (PP), Balikpapan-Denpasar (PP), Surabaya-Banjarmasin (PP), Jakarta-Solo (PP), Jakarta-Malang (PP), Batam-Pekanbaru (PP), Jakarta-Pangkalpinang (PP), Jakarta-Bengkulu, Kertajati-Pekanbaru, Medan-Yogyakarta, dan berbagai rute lain.

Untuk rute Jakarta-Yogyakarta pukul 12.45 WIB Sabtu (13/7), harga tiket tercatat Rp472.050, jauh di bawah harga pada waktu penerbangan di luar pukul 10.00-14.00 WIB yang memiliki harga termurah Rp851.400.

Dalam penilaian pengamat penerbangan Gatot Rahardjo, hal itu tidak banyak memberi dampak bagi konsumen. Pasalnya, potongan harga tiket ditetapkan di jam-jam ketika tidak banyak orang bepergian.

"Yang ramai itu kan pagi pukul 05.00-10.00 saat orang-orang berangkat kerja atau ada urusan bisnis. Kalau konsumen yang jauh sampai ke wilayah timur, berangkat pasti lebih pagi bahkan malam," ungkap Gatot.

Sekretaris Perusahaan PT Angkasa Pura I Handy Heryudhitiawan menyatakan penentuan jam diskon sudah melalui perundingan antara maskapai, pengelola bandara, dan Airnav Indonesia. (Pra/X-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More