Kamis 11 Juli 2019, 23:53 WIB

Dubes Jepang Harap Indonesia-Jepang Selalu Jalin Konsultasi Erat

Ihfa Firdausya | Internasional
Dubes Jepang Harap Indonesia-Jepang Selalu Jalin Konsultasi Erat

MI/ROmmy Pujianto
Dubes Jepang untuk Indoessia Masafumi Ishii

 

PERINGATAN Hari Pertahanan Jepang dihelat di Bali Room Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, Kamis (11/7). Acara tersebut mempertemukan Dubes Jepang untuk RI Masafumi Ishii dengan atase pertahanan Jepang Kapten Takahiro Yamasitha.

Selepas dibuka dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia dan Jepang, Dubes Masafumi Ishii memberikan pidato pembukaan. Dalam pidato itu, ia menyinggung hal-hal seperti hubungan ekonomi Indonesia-Jepang dan masalah pertahanan global.

Salah satunya, Ishii menyoroti perihal kebebasan navigasi. Ia menegaskan, Jepang sangat mendukung kebebasan dan keselamatan navigasi serta aturan hukum.

"Sebagai anggota Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa, Indonesia telah melakukan konsultasi erat dengan Jepang untuk mempromosikan tujuan bersama ini. Saya percaya ada banyak lagi hal-hal yang dapat kita lakukan bersama di masa depan," ujarnya.

Baca juga : Kerja Sama AS-RI Jangkau Banyak Aspek

Perihal ketenagakerjaan, Ishii mengharapkan Indonesia “dapat membantu Jepang dengan menyediakan Tenaga Kerja berbakat.”

Ditemui secara terpisah, Kapten Takahiro Yamasitha mengungkapkan kerja sama militer antara Indonesia dan Jepang. Menurut Takahiro, para kadet Indonesia dikirim ke National Defense Academy di Jepang.

“National Defense Academy itu sekolah pendidikan untuk kadet. Tapi setelah tahun 2016 sedikit dihentikan, mungkin ada kebijakan dari indonesia, kami kurang tau. Tapi tahun ini mereka baru mulai kirim lagi. Tahun ini kami menerima kadet, dari AD, AU, dan AL. Dua mayor dikirim dari TNI ke jepang," ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa Jepang dan Indonesia saling mengirim kapal perang. Tahun depan, katanya akan ada ajang Komodo Exercise.

Dalam acara yang dihelat mulai pukul 19.00 sampai 21.00 itu, hadir pula para atase negara lain seperti Amerika Serikat, Inggris, Tiongkok, Korsel, di samping beberapa pejabat Indonesia seperti Menteri Kelautan Susi Pudjiastuti, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, dan mantan Menteri Kemaritiman Rizal Ramli. (OL-7)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More