Karateka Indonesia akan Ikut Kejuaraan Dunia di Eropa

Penulis: Despian Nurhidayat Pada: Kamis, 11 Jul 2019, 22:00 WIB Olahraga
Karateka Indonesia akan Ikut Kejuaraan Dunia di Eropa

Antara Foto/Sigid Kurniawan
Sejumlah karateka mengikuti Pelatnas SEA Games 2017 di Jakarta.

ATLET bela diri Indonesia dari Perguruan Karate Kandaga Prana/Shokaido Indonesia akan mengikuti Kejuaraan Dunia Karate Skif (Shotokan Karate Do International Federation) ke-XIII di Ceko pada 15-21 Juli. Dalam acara pelepasan baru-baru ini, Menteri Pemuda dan Olahraga meminta agar wakil Indonesia mampu tampil dengan percaya diri.

"Keberangkatan ini harus membawa bekal yang maksimal untuk mencari sahabat dan pengalaman yang lebih banyak pada saatnya mereka juga akan bangga dengan Indonesia dengan prestasinya," ungkap Imam.

"Jangan khawatirkan apapun kalian mewakili seluruh karate di Indonesia harus percaya diri bahwa kita sejajar dengan negara lain dan bahkan melampaui negara lain, misalnya saat di Asian Games yang bisa unggul dari negara lain salah satunya dari pencak silat dan karate," lanjutnya.

Selain itu, Imam juga berpesan saat bertanding di lapangan jangan pernah berkecil hati harus percaya diri jangan pernah berfikir negara lain besar karena suporter Indonesia lebih besar yang akan menjadi dukungan tersendiri.

Baca juga: Timnas Karate Indonesia hanya Raih 1 Perak

Menurut Ketum PB Karate Kandaga Prana Djeniwarman saat kejuaraan Skif Ke-12 berlangsung di Jakarta hasil yang didapat, ialah peringkat kedua setelah Jepang. Saat itu ada 56 negara yang jadi peserta.

"Kami akan berangkat mohon pamit dan mohon arahan Pak Menteri karena peserta yang akan berangkat ini yunior semua antara umur 8 hingga 19 tahun dan butuh motivasi dari Bapak agar termotivasi baik untuk meningkatkan prestasi maupun kegiatan mereka selanjutnya siapatahu mereka bisa juara dunia yang handal," kata dia. (R-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More