Kamis 11 Juli 2019, 21:20 WIB

Pemerintah Putar Otak Tarik Pajak Google Cs

Husen Miftahudin | Ekonomi
Pemerintah Putar Otak Tarik Pajak Google Cs

Biro Pers Setwapres
Wakil Presiden Jusuf Kalla berbincang dengan pelaku media dalam acara Business Talk with Jusuf Kalla di Hotel Aryaduta Jakarta, Kamis (11/7/

 

WAKIL Presiden Jusuf Kalla mengakui penarikan pajak kepada perusahaan teknologi seperti Google masih menjadi permasalahan semua negara. Sulitnya memajaki Google cs karena mereka beroperasi secara lintas negara.
 
"Kita dikuasai empat perusahaan (teknologi) di dunia ini, Google, Facebook, Microsoft, Amazon. Tiap hari di antara kita ini pasti terlibat dengan salah satunya, karena itulah mereka kaya raya," ujar JK dalam acara 'Smart Business Talk with Jusuf Kalla' di Hotel Aryaduta, Jakarta Pusat, Kamis (11/7).
 
Wapres menyebut saat ini seluruh menteri keuangan negara-negara anggota G20 sedang berusaha menemukan formulasi terbaik untuk melakukan penarikan pajak kepada perusahaan raksasa teknologi tersebut.

Apalagi perusahaan-perusahaan berbasis dunia maya itu mendapat keuntungan besar karena memanfaatkan akses perorangan untuk beriklan. Namun, mereka masih tetap enggan membayar pajak di tiap-tiap negara.


Baca juga: Kemenkeu Optimistis SBR007 Laku di Pasaran

 
"Di tiap negara mereka tidak bayar pajak karena lintas negara, dan dunia akan mengatur itu. Karena mereka (perusahaan teknologi internet) hanya mau melaksanakan itu (bayar pajak) apabila ada kesepakatan di dunia, tidak bisa kesepakatan kita sendiri," tukas JK.
 
Sampai saat ini, masih belum ditemukan formulasi yang tepat agar perusahaan teknologi internet itu mau membayar pajak di tiap negara. Sulitnya menemukan formulasi penarikan pajak yang tepat lantaran mereka beroperasi secara maya dan lintas negara.
 
"Sampai sekarang juga (perusahaan) teknologi untuk suruh bayar pajak masih belum ketemu. Menteri Keuangan Sri Mulyani masih mencari secara bersama-sama dengan anggota G20 agar mereka bayar pajak," pungkas JK. (Medcom/OL-1)

 

Baca Juga

MI/Andri Widiyanto

Kadin Optimistis Normal Baru Bakal Tingkatkan Kegiatan Ekonomi

👤Hilda Julaika 🕔Sabtu 30 Mei 2020, 17:30 WIB
Dalam beberapa pekan pertama new normal, peningkatan ekonomi diprediksi akan pulih secara...
ANTARA

Bali Segera Terapkan New Normal, Penerbangan Lakukan Persiapan

👤Hilda Julaika 🕔Sabtu 30 Mei 2020, 17:15 WIB
Bagi penumpang yang hendak masuk ke Bali melalui Bandara International I Gusti Ngurah Rai Bali hendaknya harus mempersiapkan diri dengan...
Antara/M Risyal Hidayat

3 Usulan ISEI untuk Pemulihan Ekonomi dari Pandemi Covid-19

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 30 Mei 2020, 15:15 WIB
ISEI juga diharapkan dapat mengkaji kembali sistem ekonomi saat ini untuk menjawab tantangan masa depan pasca...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya