Rabu 10 Juli 2019, 13:15 WIB

Kemendagri Masih Evaluasi Perpanjangan Izin FPI

Melalusa Susthira K | Politik dan Hukum
Kemendagri Masih Evaluasi Perpanjangan Izin FPI

MI/MOHAMAD IRFAN
Kapuspen Kemendagri Bahtiar Baharuddin.

 

KEPALA Pusat Penerangan (Kapuspen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Bahtiar Baharuddin menegaskan pihaknya masih melakukan evaluasi izin perpanjangan ormas Front Pembela Islam (FPI).

"Hingga saat ini Kemendagri masih melakukan evaluasi," ujar Bahtiar di Jakarta, Rabu (10/7).

Atas dasar itu, Bahtiar menepis isu yang berkembang di media sosial, soal Kemendagri menolak izin perpanjangan FPI. Ia memastikan konten-konten di media sosial tersebut merupakan berita bohong atau hoaks.

"Soal berita yang tengah viral di Instagram, Youtube maupun media sosial yang menyebutkan Kemendagri tolak perpanjangan izin FPI itu tidak benar alias hoaks," tukas Bahtiar.

Baca juga: FPI belum Kantongi Rekomendasi Kemenag

Beberapa waktu lalu, Kemendagri menyebut syarat administrasi perpanjangan FPI sebagai ormas belum lengkap. Hal ini terungkap saat Kemendagri melakukan verifikasi terhadap dokumen permohonan perpanjangan surat keterangan terdaftar (SKT) ormas yang diajukan FPI.

“Masih ada tanda tangan yang kurang dalam berkas dokumen yang diajukan FPI,” ungkap Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri Soedarmo di Jakarta, Jumat (5/7).

Soedarmo melanjutkan FPI belum melengkapi 20 persyaratan dokumen yang diatur dalam Permendagri Nomor 57 Tahun 2017. Salah satu dokumen yang belum lengkap ialah belum adanya rekomendasi dari Kementerian Agama.

Sebagaimana diketahui, izin ormas FPI terdaftar dengan Nomor SKT 01-00-00/010/D.III.4/VI/2014. Masa berlaku SKT FPI terhitung sejak 20 Juni 2014 hingga 20 Juni 2019.(OL-5)

Baca Juga

Ilustrasi

Komnas HAM: Perpres Terorisme Tak Boleh Lampaui UU

👤Faustinus Nua 🕔Senin 25 Mei 2020, 19:33 WIB
"Perpres-kan turunan dari UU. Isinya tidak boleh melampaui UU yang memerintahkan adanya Perpres itu. Pelibatan militer harus dalam...
Antara/Andreas Fitri Atmoko

Langgar Aturan Asimilasi, 135 Napi Kembali Masuk Bui

👤Insi Nantika jelita 🕔Senin 25 Mei 2020, 18:28 WIB
"Total ada 135 narapidana asimilasi yang tertangkap kembali setelah mendapatkan kebijakan Kemenkumham akibat adanya...
Akun Facebook Ananda Naris

Soal Bendera Tiongkok Berkibar di Maluku Utara: False Context

👤Henri Siagian 🕔Senin 25 Mei 2020, 16:31 WIB
False context adalah konten yang disajikan dengan narasi dan konteks yang...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya