Selasa 09 Juli 2019, 09:50 WIB

Anies Lantik Pejabat yang Dicopot BTP

Putri Anisa Yuliani | Megapolitan
Anies Lantik Pejabat yang Dicopot BTP

ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan

 

BUKAN meledek pendahulunya. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, kembali melantik pejabat eselon 2 yang dicopot Basuki Tjahaja Purnama (BTP) karena dianggap lebih memahami persoalan transportasi Jakarta.

Pada pelantikan pejabat eselon 2 dan 3, Senin (8/7), terselip nama Syafrin Liputo sebagai Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta menggantikan Sigit Widjatmoko.

Syafrin merupakan Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat Wilayah XIII Provinsi Nusa Tenggara Timur di Kementerian Perhubungan. Sebelumnya pada 2014, ia menjabat Kepala Bidang Pengendali Operasi Dishub DKI Jakarta. Syafrin juga pernah berkarier sebagai Kepala Bidang Angkutan Darat Dishub DKI.

Pada 2015, Gubernur DKI, BTP, mencopot Syafrin karena menilai kinerjanya buruk dalam penanganan parkir liar. Ia digantikan Henrico Tampubolon.

Dalam pelantikan di Balai Kota DKI, kemarin, Anies berpesan supaya semua pejabat eselon 2 yang dilantik memahami misi baru dan melaksanakan program kerja daerah dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Bukan kali ini saja Anies melantik pejabat yang telah dicopot pendahulunya. Sebutlah nama Rustam Effendi. BTP mencopot Rustam dari kursi Wali Kota Jakarta Utara pada 2016 karena berafiliasi dengan tokoh politik tertentu serta dinilai berkinerja buruk.

Karier Rustam pulih kembali setelah Anies memenangi Pilkada DKI 2017 dan mendudukkannya ke kursi Wali Kota Jakarta Barat pada 2018 dan bertahan hingga kini.

Menanggapi pelantikan pejabat dari luar lingkungan Pemprov DKI, Kepala Badan Kepegawaian Daerah DKI Jakarta, Chaidir, mengatakan sudah melalui proses transparan.

"Lelangnya terbuka. Ada instrumennya, mulai track record, seleksi, kompetensi dasar, terus ke kompetensi tertinggi, psikotes, dan Gubernur DKI menentukan di tahap akhir," cetus Chaidir.

Mengundurkan diri

Sebenarnya terdapat dua kandidat dari luar Pemprov DKI. Namun, satu kandidat lainnya, Tubagus, mengundurkan diri. Tubagus, calon kandidat Kepala Dinas Perairan (Sumber Daya Air) DKI mengundurkan diri karena mendapat jabatan eselon I di Komisi Yudisial.

Mereka yang dilantik Gubernur DKI ialah Kepala Badan Pengelola Aset Daerah, Pujiono, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Maria Qibtya, Kepala Bakesbangpol, Taufan Bakri, Kepala Dinas Sumber Daya Air, Juaini, dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH), Andono Warih.

Selanjutnya, Kepala Dinas Perhubungan, Syafrin Liputo, Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang, Heru Hermawanto, dan Kepala Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan DKI Jakarta, Samono.

Samono mulanya menjabat Kepala Perwakilan BPKP Jawa Tengah. Dia ikut dilantik berdasarkan surat keputusan Kepala BPKP, Ardan Adiperdana.

Pejabat lainnya yang dilantik, yakni Dirut RSUD Pasar Rebo, Isnindyarti, Dirut RSUD Cengkareng, Bambang Suheri, Wakil Kepala Badan Pajak dan Retribusi Daerah, Yuandi Bayak Miko, Kepala Biro Penataan Kota dan LH, Afan Adriansyah Idris, Kepala Biro Perekonomian Mochamad Abbas, dan Kepala Biro Administrasi Sekretaris Daerah, Lutfi Arifin, Wakadis Pendidikan, Syaefuloh Hidayat, dan Sekretaris Kota Jakarta Selatan Bidang Perekonomian, Munjirin.

Dengan demikian, saat ini masih terdapat tiga SKPD yang diisi pelaksana tugas (Plt) meliputi Dinas Perindustrian dan Energi (DPE), Badan Pengelola (BP) BUMD, dan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat). Namun, hanya posisi kepala BP BUMD dan kepala Dinas Gulkarmat yang akan dilelang. (Ssr/J-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More