Selasa 09 Juli 2019, 03:20 WIB

Thomas Mulai Pangkas Jarak

AFP/Des/R-1 | Olahraga
Thomas Mulai Pangkas Jarak

Marco Bertorello / AFP
Geraint Thomas

JUARA bertahan Geraint Thomas mulai unjuk kebolehan di Tour de France (Tdf) tahun ini. Terjerembap di posisi 111 seusai mengalami kecelakaan di etape pertama, pembalap tim Ineos itu tampil luar biasa di etape kedua, kemarin.

Di etape dua yang berlangsung dalam kategori team time trial sejauh 27,6 kilometer, Thomas membawa timnya menempati posisi dua. Thomas dan tim Ineos terpaut 20 detik dari tim Jumbo-Visma yang mencetak waktu tercepat dengan catatan waktu 28 menit 57 detik.

Hasil di etape kedua membuat Thomas kini menduduki peringkat delapan klasemen pembalap. Ia terpaut 30 detik dari pembalap tim Jumbo-Visma asal Belanda, Mike Teunissen, yang mampu mempertahankan kaus kuning tanda pimpinan lomba.

"Sebagai tim, kami meraih hasil bagus. Kami semua meraih hasil bagus untuk mendongkrak posisi di klasemen umum," jelas pembalap asal Wales tersebut.

Sementara itu, hasil di etape kedua makin menguatkan keyakinan Teunissen untuk meraih hasil terbaik di TdF tahun ini. Hasil di etape dua membuat Teunissen kini total mengumpulkan waktu 4 jam, 51 menit, 34 detik.

"Kami semua tampil bagus. Saya berharap bisa istirahat cukup dan tampil bagus di etape-etape berikutnya," ungkap Teunissen.

Posisi Teunissen di puncak klasemen pembalap memang belum sepenuhnya aman. Saat ini, ia hanya unggul 10 detik atas empat rekan setimnya, Wout van Aert, Steven Kruijswijk, Tony Martin, serta George Bennett yang menguntit di posisi dua hingga lima.

Posisi klasemen mungkin akan berubah setelah etape ketiga yang berlangsung dini hari nanti. Di etape yang menempuh jarak sejauh 221 kilometer dari Binche, Belgia, menuju Epernay, Prancis, kekuatan pembalap akan mulai diuji. Selain tanjakan, dalam rute yang melewati kawasan pegunungan di perbatasan Belgia-Prancis itu, para pembalap juga harus mengatasi terpaan angin yang cukup kencang. (AFP/Des/R-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More