Senin 08 Juli 2019, 17:30 WIB

Meski Hanya Runner-up, Alvin Tetap Puas di Putaran 2 ISSOM

Ghani Nurcahyadi | Olahraga
Meski Hanya Runner-up, Alvin Tetap Puas di Putaran 2 ISSOM

Dok. Honda Racing
Alvin Bahar

PUTARAN 2, Indonesia Sentul Series Of Motorsport (ISSOM) 2019 di Sirkuit International Sentul, Bogor, Jawa Barat, Minggu (7/7) berjalan mulus. Pembalap senior Honda Racing Indonesia, Alvin Bahar mengaku tetap menyimpan ambisi meraih posisi pertama.

Sayangnya, ambisi Alvin masih terkendala dan ambassador pabrikan Honda ini tetap harus puas di posisi runner-up di belakang Haridarma Manoppo (TTI) yang finis dengan waktu lebih cepat 0,741 detik dari Alvin sepanjang 12 lap di kelas bergengsi Indonesia Touring Car Race (ITCR Max).

Pembalap TTI lain, Demas Agil menyusul di posisi ketiga dan putra sulung Alvin, Avila Bahar finis keempat di belakang Demas.

Alvin yang merupakan juara nasional tujuh kali itu mengaku kalau lawan balapan kali ini memang berat. Tapi, kebanyakan publik melihat dua pembalap TTI, Haridarma dan Demas yang menjadi rival terberat.

Baca juga : Pakai Mesin Berbeda, Alvin Bahar Justru Sukses Tabung 9 Poin

"Sesungguhnya bukan duo TTI itu yang menjadi lawan terberat. Tapi, musuh utama itu justru anak saya sendiri, Avila," cerita Alvin.

Apalagi, menurut Alvin di putaran berikut, tim yang menaungi putranya, Avila Bahar punya rencana upgrade besar-besaran. Artinya, di atas kertas tentu saja mobil Avila performannya akan lebih apik ketimbang pacuan Honda Jazz Alvin.

Lantas, bagaimana teori di lintasan jika ia harus bersaing dengan putra kandungnya?

"Sesungguhnya tak ada beda bersaing dengan anak dan pembalap lain di lintasan. Mungkin kalau sama anak, ya balapnya kita gak harus kasar. Tapi gak ada cerita untuk mengalah atau anak mengalah kepada saya karena kami kan timnya beda dan kami punya agenda masing-masing dengan tim," jelas

Menurut Alvin, publik boleh berkata lawan terberat Honda adalah duo TTI Haridarma dan Demas. Tapi, Alvin sendiri sudah membuktikan bisa menahan salah satu pembalap TTI, Demas di seri ini dengan kondisi mobil yang sangat pas-pasan.

Alvin mengaku, sejak latihan Jumat (5/7) memang sudah mencoba mesin racikan baru, tapi ia dan tim pun tak Begitu optimistis karena masih saja ada kendala pada settingan mesin baru itu.

"Kami memang tak terlalu berharap banyak untuk bisa mendapat posisi pertama. Artinya, faktor keberuntungan lah yang lebih kami harapkan," jelas Alvin.

Tapi, Alvin mengatakan, di seri selanjutnya ia menyimpan asa lebih lantaran tim sudah memutuskan untuk kembali ke settingan pertama yang lebih maksimal. (RO/OL-7)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More