Senin 08 Juli 2019, 11:13 WIB

Guaido Sebut Dialog Damai Venezuela Digelar di Barbados

Willy Haryono | Internasional
Guaido Sebut Dialog Damai Venezuela Digelar di Barbados

AFP/CRISTIAN HERNANDEZ
Pemimpin oposisi Venezuela Juan Guaido

 

DIALOG damai antara pemerintah Venezuela dan kubu oposisi akan dilanjutkan. Namun, tempat pelaksanaannya dipindah dari Norwegia ke Barbados. Kabar tersebut disampaikan tokoh oposisi Venezuela Juan Guaido, Minggu (7/7), setelah dirinya menolak melanjutkan diskusi di Norwegia.

"Merespons upaya mediasi Kerajaan Norwegia, kami akan menghadiri pertemuan dengan perwakilan rezim perebut kekuasaan di Barbados," ujar Guaido, merujuk pada pemerintahan Presiden Venezuela Nicolas Maduro, seperti dilansir dari AFP, Senin (8/7).

Pemerintah Maduro sebelumnya telah mengindikasikan dialog damai dengan oposisi akan berlanjut pekan ini.

Delegasi pemerintah Venezuela dan oposisi telah bertemu langsung di Oslo untuk kali pertama pada akhir Mei. Dialog dua kubu bertikai dimediasi Norwegia, dalam upaya mencari solusi damai dari konflik politik berkepanjangan.

Baca juga: Pemerintah Venezuela Klaim Gagalkan Kudeta

Krisis politik di Venezuela dipicu aksi Guaido yang mendeklarasikan diri sebagai presiden interim pada Januari lalu. Guaido menilai kekuasaan Maduro di periode kedua tidak sah karena pemilu berlangsung tanpa dihadiri banyak tokoh.

Selain krisis politik, Venezuela juga dilanda resesi selama lima tahun yang berimbas pada minimnya pasokan makanan, obat-obatan, dan berbagai kebutuhan pokok lainnya.

Hal tersebut telah membuat jutaan warga Venezuela melarikan diri dan mencari kehidupan yang lebih baik di negara lain.

Selain mengumumkan lokasi kelanjutan dialog, Guaido juga berniat mendorong Caracas kembali bergabung dengan Perjanjian Pertahanan Antar-Amerika yang telah ditinggalkan Venezuela pada 2012.

Sejumlah elemen oposisi meyakini perjanjian tersebut dapat memungkinkan adanya intervensi militer asing untuk menggulingkan Maduro.

"Kami memiliki hak yang sah untuk membangun kapasitas dan aliansi internasional demi melindungi masyarakat serta kedaulatan negara," tulis Guaido di Twitter.

Deklarasi Guaido sebagai presiden interim telah diakui Amerika Serikat dan puluhan negara lainnya. Namun, Maduro tetap kokoh sebagai presiden karena masih didukung sebagian besar elemen militer Venezuela. (Medcom/OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More