Minggu 07 Juli 2019, 15:00 WIB

Restu Jokowi akan Jadi Penentu Ketum Golkar Selanjutnya

Putri Rosmalia Octaviyani | Politik dan Hukum
Restu Jokowi akan Jadi Penentu Ketum Golkar Selanjutnya

ANTARA/Wahyu Putro A.
Presiden Joko Widodo (kedua dari kanan) hadir dalam peringatan HUT ke-54 Partai Golkar.

 

GEJOLAK tengah terjadi di internal Partai Golkar. Bursa calon ketua umum Golkar tengah memanas. Dua calon yakni Airlangga Hartarto dan Bambang Soesatyo menjadi dua sosok yang ramai diusung kader-kader Golkar berbagai daerah.

Pengamat politik Burhanuddin Muhyadi mengatakan keduanya sama-sama memiliki jabatan dan basis pendukung. Meski begitu, terdapat faktor lain yang juga akan sangat memengaruhi keputusan akhir akan sosok ketua umum Golkar yang baru.

"Ada variabel lain yang menentukan. Variabel restu Jokowi turut menentukan karena sifatnya simbiosis mutualisme," ujar Burhan, dalam diskusi Indopol Research Center, di Hotel Puri Denpasar, Jakarta, Minggu (7/7).

Burhan mengatakan Golkar adalah partai yang tidak bsa jauh dari kekuasaan. Di satu sisi, Jokowi juga membutubkan Golkar.

Baca juga: JAM Golkar Nilai Ada Sinyal Istana Dukung Airlangga Pimpin Golkar

"Bagaimanapun Jokowi pasti ingin soft landing di 2024. Dukungan Golkar besar untuk Jokowi. Dukungan politik dari Golkar ke Jokowi sangat memengaruhi jalannya pemerintahan Jokowi. Kursi Golkar di parlemen juga besar, ada sekitar 85 kursi," ujar Burhan.

Burhan menyakini, Jokowi akan cari sosok ketua umum Golkar yang bisa berkolaborasi. baik untuk tetap menyamankan Golkar dan untuk menyukseskan pemerintahan Jokowi.

Meski begitu, Burhan mengatakan kondisi masih sangat cair dan bisa berubah.

Hasil pertemuan pada pelaksanaan musyawarah nasional yang direncanakan dilaksanakan pada Desember 2019 mendatang juga akan bisa menentukan.

Sementara itu, Ketua DPP Golkar Andi Sinulingga mengatakan tidak menampik besarnya pengaruh restu Jokowi dalam bursa pencalonan ketua umum Golkar.

Meski memiliki pendukung yang besar dan jabatan, kedekatan dengan Jokowi juga akan sangat menentukan.

"Siapa yang direstui Jokowi memang saya kira itu yang akan memimpin Golkar. Semua kawan di daerah juga sadar atmosfernya begitu," ujar Andi

Andi mengatakan yakin semua unsur Golkar juga menyadari peran Jokowi tersebut. Untuk itu dia berharap tidak ada perseteruan serius di internal Golkar terkait pencalonan ketua umum.

"Jadi yang terjadi sekarang seperti hanya gimmick, semoga jangan sampai membuat luka atau masalah untuk internal Golkar. Jangan saling menyerang apalagi menyerang personal seperti mengurusi ijazah segala macam," ujar Andi. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More