Sabtu 06 Juli 2019, 19:12 WIB

PDIP: Tidak Etis Bicarakan Jatah-jatahan Menteri

Melalusa Susthira K | Politik dan Hukum
PDIP: Tidak Etis Bicarakan Jatah-jatahan Menteri

MI/RAMDANI
Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Zuhairi Misrawi

 

MENANGGAPI wacana menteri muda yang akan direalisasikan dalam kabinet menteri Joko Widodo periode kedua kali ini, politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Zuhairi Misrawi menyatakan bahwa partainya tidak etis untuk membicarakan jatah kabinet kepada Presiden.

Zuhairi menilai tak etis untuk membicarakan perihal jatah kursi menteri kepada Jokowi. Sebaliknya, ia mengaku tetap akan menjunjung hak prerogatif Jokowi selaku presiden 2019-2024 terpilih.

"Pak Jokowi kan kader PDIP jadi kami sangat tidak etis untuk meramaikan. Kami sepenuhnya percaya Pak Jokowi akan memilih menteri-menteri terbaik nanti," tutur Zuhairi.

Baca juga: Ajukan 10 Nama Kandidat Menteri, PKB: Kami Bersemangat

Selain itu, Zuhairi mengatakan Jokowi nantinya juga akan melakukan komunikasi lebih lanjut, baik dengan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri maupun para pimpinan partai lainnya yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Kerja (KIK).

"Kami dari PDIP sepenuhnya itu hak prerogatif dari presiden terpilih dan Ibu Ketum yang nanti akan menentukan kader-kader terbaik dari PDIP untuk menduduki kursi menteri. Sebagai vaksum politik Pak Jokowi akan berdiskusi, berdialog dengan pimpinan partai yang lain karena bagaiamana pun kami dari Koalisi Indonesia Kerja ini ada sejumlah parpol yang mendukung," terang Zuhairi.

Zuhairi mengaku, untuk saat ini pihaknya masih fokus untuk mewujudkan rekonsiliasi sosial terlebih dahulu ketimbang membicarakan perihal pembagian jatah kursi menteri. Ia juga menekankan, dalam berbicara konteks kekuasaan, pihaknya akan terus berupaya membumikan dan menjunjung Pancasila sebagai sebuah amanat dan ideologi bangsa.

Namun, jika diminta kader PDIP untuk menjadi menteri di kabinet, ujar Zuahairi, tentu PDIP siap. Ia mengaku partainya memiliki banyak kandidat yang pantas untuk mengisi kursi tersebut. Di antaranya, Sekjen PDIP Hasto Kritianto, Wasekjen PDIP Ahmad Basarah, hingga Ketua DPP PDIP Andreas Pareira.

"Banyak sekali kan dari yang muda-muda dari PDIP, Sekjen kami masih muda Hasto Kritianto, Ahmad Basarah masih muda Wasekjennya, Andreas juga masih muda. Di DPP banyak sekali yang masih muda-muda," ungkap Zuhairi.(OL-4)

Baca Juga

Dok.MI

Kejagung Tindak Lanjuti Investigasi TGPF Intan Jaya

👤Tri subarkah 🕔Kamis 22 Oktober 2020, 17:19 WIB
Apabila hasil investigasi TGPF Intan Jaya menyangkut tindak pidana umum, maka kejaksaan akan mendukung pihak kepolisian untuk...
MI/MOHAMAD IRFAN

LPSK Siap Lindungi Saksi Kasus Tewasnya Pendeta Yeremia

👤Sri Utami 🕔Kamis 22 Oktober 2020, 15:03 WIB
Saat ini permohonan yang diajukan Badan Pengurus Pusat Gereja Kemah Injil Indonesia untuk keluarga dan saksi terkait penembakan pendeta...
MI/Adam Dwi

Mantan Sekretaris MA Nurhadi tidak Ajukan Eksepsi

👤Tri Subarkah 🕔Kamis 22 Oktober 2020, 14:35 WIB
Nurhadi disidang bersama terdakwa lain, yakni Rezky Herbiyono yang juga merupakan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya