Sabtu 06 Juli 2019, 07:45 WIB

Reboisasi Solusi Atasi Perubahan Iklim

Media Indonesia | Humaniora
Reboisasi Solusi Atasi Perubahan Iklim

MI/Duta
Ilustrasi MI

 

SUDAH waktunya sekitar 0,9 miliar hektare lahan di seluruh dunia direboisasi. Bila itu dilakukan, akan dapat menangkap dua pertiga dari emisi karbon buat­an manusia.

Menurut sebuah penelitian, metode reboisasi tersebut dinilai paling efektif untuk memerangi perubahan iklim. Lab Crowther di ETH Zurich, Swiss, menyelidiki solusi berbasis alam untuk perubahan iklim. Dalam studi terbaru mereka, para peneliti untuk pertama kalinya dapat menunjukkan, di belahan dunia mana saja pohon baru bisa tumbuh dan berapa banyak karbon yang akan disimpan.

“Aspek yang sangat penting bagi kami ketika melakukan penghitungan ialah memisahkan kota-kota atau area pertanian dari total potensi restorasi karena area itu diperlukan untuk kehidupan manusia,” kata ketua penulis studi dan pascadoktoral di Lab Crowther, Jean-François Bastin.

Menurutnya, alat di situs web Lab Crowther memungkinkan pengguna untuk melihat di titik mana pun di dunia dan mencari tahu berapa banyak pohon yang bisa tumbuh di sana, juga berapa banyak karbon yang akan disimpan. (ScienceDaily/*/X-7)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More