Jumat 05 Juli 2019, 23:56 WIB

Rehabilitasi Sungai Citarum

Caksono / Bayu Anggoro | Infografis
Rehabilitasi Sungai Citarum

caksono
infografis

Sejumlah program rehabilitasi Sungai Citarum yang konon berpredikat “terkotor di dunia” ini sudah menunjukkan capaian positif. Salah satunya semakin banyaknya lahan gundul yang sudah ditanami pohon kembali.

Namun, Asisten Teritorial Kodam III/Siliwangi Kolonel Hasto P mengakui masih cukup kesulitan dalam membersihkan sampah yang mengotori Citarum. Seperti diketahui, sungai yang konon terkotor di dunia itu banyak digenangi sampah yang diproduksi masyarakat di sejumlah kawasan hulu seperti Kabupaten Bandung Barat, Bandung, Kota Bandung, dan Kota Cimahi. "Telat dibersihkan sehari saja, langsung menumpuk," katanya.

Baca juga: Sampah masih Jadi Persoalan Utama di Sungai Citarum

Selain jumlahnya yang sangat banyak, sampah-sampah inipun sulit dibersihkan karena minimnya peralatan yang ada.

Ridwan Kamil mengakui, target pembelian eskavator belum terealisasi. Sehingga, lanjut dia, penanganan sampah di sungai tersebut masih dilakukan seadanya.

Dia memahami masih belum tersedianya fasilitas dan alat-alat yang dibutuhkan petugas di lapangan. "Tahun ini masih merencanakan, sehingga kegiatan-kegiatan penanggulangan sampah masih seadanya. Belum menggunakan konsep besar," katanya.

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More