Jumat 05 Juli 2019, 18:30 WIB

Polisi Ungkap Ciri-Ciri Penembak di Kerusuhan 21-22 Mei

Cindy | Megapolitan
Polisi Ungkap Ciri-Ciri Penembak di Kerusuhan 21-22 Mei

MI/RAMDANI
Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo (tengah) Konpers Hasil Penyidikan Perkara kerusuhan 21-23 Mei 2019

 

POLRI mengungkap ciri-ciri penembak korban kerusuhan 21-22 Mei 2019. Polisi mendapatkan ciri-ciri pelaku lewat keterangan sejumlah saksi yang melihat penembakan itu.
 
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo, di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (5/7), mengatakan, tinggi tubuh pelaku kurang lebih 175 sentimeter. Rambut agak panjang lurus. Kurus.
 
"Menggunakan sabuk dan menembak dengan tangan kiri," kata Dedi.

Dedi, masih menurut keterangan sejumlah saksi, menembak Harun Alrasyid, 15, di Kemanggisan, Slipi, Jakarta. Harun ditembak menggunakan pistol berwarna hitam.
 
Direktur Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Suyudi Ario Seto, menuturkan, pistol itu diduga senjata nonorganik Polri dengan proyektil berukuran 9x17 milimeter. Pistol ditembakan ke arah perusuh menggunakan tangan kiri.
 

Baca juga: Polisi Pastikan Pembunuhan di Ancol Tersinggung Ucapan Korban
 

"Mengarah ke Harun Alrasyid. Kemudian Harun Alrasyid meninggal di tempat kejadian perkara (TKP) kemudian dibawa ke rumah sakit," ucap Suyudi.
 
Suyudi menjelaskan penembak berada di sisi kanan jalan layang Slipi. Jarak antara penembak dan korban sekitar 11 meter.
 
"Penembakan jarak kurang lebih 11 meter dari sisi kanan. Orang yang diduga melakukan penembakan itu ada di sisi kanan, yang mana di sisi kanan ini adalah ruko-ruko di dekat Flyover Slipi," ucap Suyudi.
 
Abdul Azis, korban lainnya, juga diduga ditembak orang tak dikenal. Suyudi mengatakan Abdul ditembak dari belakang dengan jarak sekitar 11 meter.
 
"Abdul Azis yang ditemukan kurang lebih 100 meter dari Asrama Brimob, Petamburan, Jakarta Pusat juga diduga dilakukan oleh orang tak dikenal. Ditemukan proyektil di badannya 5,56 milimeter," jelas Suyudi. (Medcom/OL-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More