Jumat 05 Juli 2019, 13:37 WIB

Pelaku Bom Molotov Di Magelang Diduga Sama

Lina Herlina | Nusantara
Pelaku Bom Molotov Di Magelang Diduga Sama

Antara
Ilustrasi

 

KEPOLISIAN Resor Magelang Kota, sudah mengidentifikasi pelaku pelemparan bom molotov ke rumah dinas Ketua DPRD Kota Magelang, Budi Prayitno di Jalan Diponegoro, dan di Kantor Unit Laka Lantas Polres Magelang, Jalan Ikhlas, Kota Magelang, Jawa Tengah. Dalam keterangannya, melalui Kepala Subbagian Humas Polres Magelang Kota AKP Nur Saja'ah, Kapolres Magelang Kota AKBP Idham Mahdi menjelaskan, pelaku diketahui sama dari kejadian dua lokasi tersebut. Hal itu berdasarkan hasil pengecekan dan mengambil rekaman CCTV di beberapa titik lokasi.

"Kemudian rekaman dianalisa secara mendalam. Dan hasil penyelidikan sementara diidentifikasi, pelakunya sama di dua lokasi tersebut," jelas Idham Mahdi, Jumat (5/7).

Saat ini, pihak Polres Magelang sudah memeriksa tujuh orang saksi, yang ada di dua tempat kejadian perkara (TKP). Sementara barang bukti berupa pecahan botol yang ditemukan di dua TKP sudah dikirim ke Laboratorium Forensik Polda Jateng, di Semarang. Kejadian pelemparan bom molotov terjadi pada Rabu (3/7) sekitar pukul 22.08 Wib, di Kantor Unit Laka Lantas Polres Magelang Kota, dan pukul 22.25 Wib di Rumah Dinas Ketua DPRD Kota Magelang. Beruntung tidak ada korban dalam kejadian tersebut.

Menanggapi hal itu, Kapolda Jateng Irjen Rycko Amelza Dahniel menyebut, jika pelaku peristiwa ini hanya mencari perhatian dengan mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

baca juga: Lima Anggota KPU Palembang Jalani Sidang Perdana

"Tapi kalau semua pihak saling bantu, TNI, Polri dan masyarakat, pasti yang begitu tidak akan ada lagi," serunya.

Rycko Amelza Dahniel meminta agar semua masyarakat tidak mudah terprovokasi, hal-hal yang tidak jelas sehingga bisa mengganggu kamtibmas.

"Kita harap semua tetap tenang. Kami sedang menginvestiasi kejadian itu," tandasnya. (OL-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More