Kamis 04 Juli 2019, 16:20 WIB

BNN Ungkap Modus Penyelundupan Narkotika dalam Ban

Yoseph Pencawan | Nusantara
BNN Ungkap Modus Penyelundupan Narkotika dalam Ban

Istimewa
Seorang petugas BNN menangkap salah seorang penyelundup sabu di dalam ban, di Sumatra Utara pada Selasa (2/7).

 

Setelah sekitar seminggu lalu meringkus pelaku penyelundupan narkotika jaringan internasional yang dikendalikan dari LP Pariaman, BNN kembali mengungkap sindikat lain dengan modus berbeda.

Deputi Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN) Irjen Arman Depari mengungkapkan, dalam dua hari terakhir pihaknya menangkap delapan tersangka penyelundupan narkotika dari Malaysia ke Indonesia, melalui Kota Tanjungbalai, Sumatra Utara.

Pada dua dari lima kali operasi penangkapan di empat lokasi berbeda, petugas menemukan narkotika jenis sabu yang disembunyikan di dalam ban mobil.

"Pada penangkapan pertama di perlintasan rel, daerah Simpang Warung, Asahan, kami menemukan sabu di dalam tiga ban dari mobil yang kami geledah," katanya di Medan, Kamis (4/7).

Masih dalam jaringan yang sama, pada penggeledahan kedua di sebuah rumah di daerah Lubuk Palas, Asahan, petugas juga mendapati satu ban berisi sabu.

Lebih rinci diungkapkan Arman, dalam giat ini pihaknya menyita empat ban berisi sabu yang dibagi dalam 70 bungkus dengan berat total hampir 82 kg. Selain itu, petugas BNN juga menyita 20 bungkus pil ekstasi dengan jumlah total 102.657 butir.

"Barang bukti sabu dan ekstasi tersebut berasal dari Malaysia dan diserahterimakan di tengah laut  antar kapal ke kapal (ship to ship),"
imbuhnya.

Selain itu, mereka juga menyita beberapa barang bukti non-narkotika, berupa 1 mobil Toyota Inova BK 1430 HG, 1 mobil Honda Jazz BK 1004 VP, dan 1 mobil Toyota Inova BK 1144 VI. Kemudian 1 mobil CRV BK 1735 KY, 1 mobil CRV BK 1832 UO, 1 mobil Avanza B 1321 KIJ, serta beberapa alat komunikasi berupa telepon seluler.

Adapun para tersangka yang berhasil diringkus antara lain Adi Putra, Ardiansyah, Fadli, Hanafi, Amirudin, Zul AB, Nazarudin, dan Tarmizi.

Petugas BNN juga mengamankan lima orang penumpang mobil, yakni Sulaeman, M Yusuf Adi Putrama (luka tembak di betis kaki kiri), M Yasin (meninggal dunia), Sofyan Hidayat, dan Roby S.

"Saat ini para tersangka dan barang bukti diamankan di BNNP Sumut untuk dilakukan pengembangan dan penyelidikan lebih lanjut," kata Arman. (YP/OL-10)

Baca Juga

MI/Martinus Solo

Banyak ASN Keluyuran Saat Pandemi,Bupati Raja Ampat Marah

👤Martinus Solo 🕔Kamis 04 Juni 2020, 11:57 WIB
Bupati Raja Ampat menegaska agar Satgas Covid-19 memperketat izin bagi warga yang melakukan perjalanan keluar wilayah Raja Ampat...
MI/Djoko Sardjono

1.181 Jamaah Calhaj Klaten Batal Berangkat ke Tanah Suci

👤Djoko Sardjono 🕔Kamis 04 Juni 2020, 11:32 WIB
Keputusan pemerintah pusat yang membatalkan pemberangkatan calhaj tahun ini atau 1441 Hijriah, jamaah yang tertunda berangkat itu otomatis...
MI/Dwi Apriani

Ribuan Ustaz-Ustazah di Muba Terima BLT APBD

👤Dwi Apriani 🕔Kamis 04 Juni 2020, 11:24 WIB
Bukan hanya membantu masyarakat dan tenaga kesehatan, Pemkab Muba pun mantap dalam mensejahterakan ustaz dan ustazah di...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya