Kamis 04 Juli 2019, 12:00 WIB

Stadion Madya Jadi Markas Klub Liga 1, Pelatnas Atletik Terganggu

Antara | Olahraga
Stadion Madya Jadi Markas Klub Liga 1, Pelatnas Atletik Terganggu

ANTARA/Hafidz Mubarak A
Tim estafet 4x100 meter putra Indonesia mengikuti latihan di Stadion Madya, Gelora Bung Karno.

PENGURUS Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) mengeluhkan Stadion Madya dijadikan markas sementara klub Liga 1 Indonesia, Bhayangkara FC.

Sekjen PB PASI Tigor M Tanjung beranggapan hal itu mengganggu latihan pelatnas tim atletik Indonesia.

Stadion Madya akan digunakan Bhayangkara FC selama bergulirnya Liga 1 Indonesia 2019. Itu terpaksa terjadi karena Stadion PTIK yang merupakan markas Bhayangkara tengah direnovasi hingga Agustus mendatang.

Tigor menjelaskan, saat ini, seluruh atlet PB PASI tengah mempersiapkan diri dengan serius untuk menghadapi SEA Games 2019 serta kualifikasi Olimpiade 2020.

Para atlet, katanya, sudah lebih dulu menggunakan Stadion Madya sejak awal pelatnas.

"Selama ini, kita (para atlet pelatnas PB PASI) selalu latihan di Stadion Madya. Kalau stadionnya digunakan, pasti mengganggu jadwal latihan kita," kata Tigor di kawasan Sudirman, Jakarta, Rabu (3/7).

Baca juga: Menpora Tinjau Pelatnas Jelang ASEAN Paragames dan Paralimpiade

Berupaya mencari solusi, Tigor menuturkan tim atletik Indonesia bakal menggunakan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) sebagai lokasi latihan sementara.

Akan tetapi, prosesnya pasti tidak mudah karena perlu perizinan lebih lanjut dan kabarnya SUGBK hanya boleh digunakan pada sore hari.

Sampai saat ini, Tigor mengungkapkan PB PASI masih mencari solusi atau alternatif lain untuk memecahkan permasalahan tersebut secepatnya. Sebab, efek terganggunya latihan sudah langsung terasa.

Menurut Tigor, semua atlet atletik Indonesia, termasuk Lalu Muhammad Zohri, tidak bisa berlatih di Stadion Madya pada Rabu (3/7). Pasalnya, Bhayangkara FC sedang mempersiapkan diri untuk menjamu Tira-Persikabo pada Kamis (4/7).

"Jadi, diharapkan Pusat Pengelola Kompleks GBK (PPK-GBK) mengetahui aspirasi kita bahwa latihan atletik akan terhenti kalau stadion itu dipakai," pungkas Tigor. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More