Rabu 03 Juli 2019, 15:45 WIB

Wiranto Berterima Kasih kepada Para Bupati

Putra Ananda | Politik dan Hukum
Wiranto Berterima Kasih kepada Para Bupati

ANTARA/Sigid Kurniawan
Menkopolhukam Wiranto

 

MENTERI Koordinator Politik dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto berterima kasih kepada para bupati yang telah mampu meredam gejolak di daerah selama Pemilu 2019 berlangsung. Upaya para bupati tersebut memiliki kontribusi besar terhadap kondisi keamanan nasional.

"Udara kerukunan dan perdamaian telah kembali mengalir dari bumi Indonesia setelah kita melaksanakan proses demokrasi dalam Pemilu 2019. Saya berterima kasih kepada para bupati uang telah mampu meredam gejolak di daerahnya masing-masing," ujar Wiranto di hadapan ratusan bupati yang menghadiri acara pembukaan pameran Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) Otonomi Ekspo yang berlangsung di JCC Senayan, Jakarta, Rabu (3/7).

Wiranto melanjutkan, dengan adanya stabiltitas keamanan nasional maka pemerintah akan fokus melanjutkan rencana pembangunan nasional yang sudah direncanakan sebelumnya. Pembangunan nasional dikatakan Wiranto akan berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi.

Baca juga: Kemenkum dan HAM Pacu Sasaran dan Target Kinerja

"Pak Jokowi mengatakan Pemilu sudah usai. Pengelompokan 01 dan 02 sudah diakhiri. Sudah tidak ada lagi kompetisi 01 dan 02. Kembali pada masyarakat Indonesia yang bersatu padu untuk membangun semua prgoram-program yang sudah dicanangkan oleh pemerintah ke depan nanti," tuturnya.

Wiranto melanjutkan, persaingan tidak hanya terjadi di dalam negeri. Indonesia kini sedang fokus dalam menghadapi persaingan regional dan global.

Maka dari itu, stabilitas kemanan sangatlah penting untuk membuat inovasi-inovasi baru terhadap produksi dalam negri.

"Bukan kemudian terkotak-kotak karena urusan politik. Pemilu sudah usai mari kita sadar kembali bahwa sudah saatnya kita bersatu kembali sebagai bangsa," ungkapnya. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More