Senin 01 Juli 2019, 18:40 WIB

Upaya Pencarian Heli MI-17 terus Dilakukan

Golda Eksa | Politik dan Hukum
Upaya Pencarian Heli MI-17 terus Dilakukan

Antara/Gusti Tanati
Prajurit TNI bersiap melakukan pencarian Helikopter MI-17 milik TNI AD yang hilang kontak di Pangkalan TNI AU Silas Papare, Sentani , Papua

 

TIM gabungan dari TNI AD, Polri, Basarnas, dan masyarakat terus melakukan penencarian Helikopter MI-17 yang hilang kontak di Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, sejak Jumat pekan lalu.

Wakil Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih Letkol Inf Dax Sianturi melalui keterangan tertulis, Senin (1/7), mengatakan hingga hari ke-4 keberadaan armada milik Pusat Penerbangan TNI Angkatan Darat (Penerbad) dengan nomor registrasi HA-5138 belum juga ditemukan.

Pencarian dilakukan via darat dan udara sejak pukul 07.00-15.00 WIT. "Proses pencarian dihentikan sementara pada pukul 15.00 WIT dengan pertimbangan cuaca yang tidak memungkinkan. Proses pencarian akan dilanjutkan esok hari," ujar Dax.

Baca juga: Jokowi Perlu Menteri Muda untuk Penyegaran

Menurut dia, sebanyak tiga helikopter dikerahkan untuk membantu pencarian melalui udara, yaitu dua Helikopter Bell 412 milik TNI AD dan satu Helikopter Bell 206 milik penerbangan sipil. Pihak TNI AU juga mengirimkan pesawat CN 235 untuk mendukung penerbangan dengan membawa avtur heli serta logistik bagi tim SAR.

Sementara pencarian via darat menerjunkan sekitar 100 personel yang disebar di beberapa wilayah. Personel menyisir Gunung Mol dan Apurob di Kabupaten Oksibil, serta Kaureh dan Airu di Kabupaten Jayapura.

"Hingga pkl 15.00 WIT pencarian baik dari udara maupun darat belum menemukan tanda-tanda keberadaan Helikopter MI 17 Noreg HA 5138," terang dia.

Helikopter yang rencananya terbang menuju Bandara Sentani, Jayapura, itu membawa 12 orang. Rinciannya, 7 orang kru dan 5 personil Satgas Yonif 725/Wrg yang akan melaksanakan pergantian pos.

Diketahui helikopter dengan nomor registrasi HA-5138 lepas landas dari Bandara Oksibil pada Jumat (28/6) pukul 11.49 WIT. Kemudian Helikopter dilaporkan hilang kontak pukul 11.49 WIT pada ketinggian 7.800 kaki. (OL-8)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More