Senin 01 Juli 2019, 13:57 WIB

Dukung Tol Laut, TNI AL Perbarui Peta Perairan Larantuka

Ferdinandus Rabu | Nusantara
Dukung Tol Laut, TNI AL Perbarui Peta Perairan Larantuka

MI/Susanto
Ilustrasi

 

Pusat Hidrogafi daan Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal) melakukan survei dan pemetaan hidro-oseanografi di perairan Larantuka, Kabupaten Flores Timur, NTT, untuk memperbarui data alur pelabuhan dan perairan Pelabuhan Larantuka. Ditambah publikasi nauitika perairan tersebut.

Komandan Pos Pengamat (Danposmat) TNI Angkatan Laut Flores Timur, Serka Mohamad S membenarkan kedatangan Tim dari Pushidrosal untuk melakukan survei di perairan Larantuka.

"Iya benar, ada Tim Pushidrosal yang datang sekitar 14 orang yang melakukan survei selama 50 hari. Survei ini untuk membaharui peta perairan Larantuka yang sudah lama tidak pernah dilakukan sejak zaman Belanda," ujar Mohamad S, Senin (1/7).

Sementara itu, Kepala Pushidrosal, Laksamana Muda TNI Harjo Susmoro  mengatakan suvei ini juga untuk mendukung program Tol Laut, dan membuka konektivitas antar pulau.

"Survei ini dilaksanakan guna mendukung Tol Laut dan konektivitas antar pulau di wilayah timur Indonesia, khususnya perairan Larantuka dengan pelabuhan lainnya. Sekaligus untuk mengurangi disparitas harga barang antar provinsi dan antar pulau, serta menjamin keselamatan navigasi dan keamanan pelayaran di perairan ini" kata Kapushidrosal Laksamana Muda TNI Harjo Susmoro.

Menurutnya, Pelabuhan Larantuka merupakan lokasi tranportasi utama di Kabupaten Flores Timur untuk berhubungan dengan pulau-pulau sekitarnya, termasuk Kota Kupang ibu kota Provinsi NTT. Pelabuhan Larantuka terpetakan dalam Peta Laut Indonesia (PLI) nomor 301 berdasarkan sumber data survei hidrografi terakhir di Perairan Larantuka pada zaman Belanda sekitar tahun 1908-1909, sehingga memerlukan pemutakhiran data survey Hidro-Oseanografi.

baca juga: Pantai-Pantai di Bangka Mulai Rusak Akibat Tambang
Pushidrosal menggelar operasi Kerta Wardana 04-2019 di bawah pimpinan Komandan Unit Survei-7 Mayor Laut (P) A. Agus Sutomo. Operasi ini bertugas melaksanakan operasi survey Hidro-Oseanografi, yang meliputi akuisisi, pengumpulan, pengolahan, dan penyajian data hidro oseanografi di wilayah perairan Larantuka.

"Dengan Tol Laut dan konektivitas antar pulau lancar, diharapkan proses distribusi barang. Terutama bahan pangan dan komoditas di Indonesia di kawasan timur Indonesia menjadi semakin mudah. Selain itu data survey nanti dapat digunakan oleh pemda setempat untuk perencanaan tata ruang di laut dan pengelolaan sumberdaya kelautan," pungkas Agus Sutomo. (OL-3)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More