Senin 01 Juli 2019, 09:20 WIB

Dampak Denda pada Transportasi Daring

Ant/S-4 | Ekonomi
Dampak Denda pada Transportasi Daring

MI/ BARY FATHAHILAH
Pengemudi ojek daring (online) menunggu penumpang di depan Stasiun Pasar Minggu, Jakarta, Selasa (11/6).

 

DENDA pembatalan pemesanan perjalanan yang saat ini tengah diujicobakan layanan transportasi online (daring), Grab, dianggap
merugikan pengguna. Mestinya, perusahaan startup asal Singapura itu melihat dulu pihak yang melakukan kesalahan.

“Grab tidak bisa serta-merta memberlakukan denda. Konsumen akan dirugikan. Kalau misal kena denda, lihat dulu siapa yang nakal,” kata
pengamat transportasi, Azas Tigor Nainggolan, di Jakarta, Sabtu (29/6).

Pasalnya, Azas melihat pengemudi juga sering kali melakukan tindakan yang merugikan pengguna dengan membatalkan pesanan. “Grab harusnya punya sistem tegas untuk menindak mitra yang nakal,” ujar dia.

Denda pembatalan tersebut, menurut Azas, tidak akan berdampak signifikan pada beralihnya pengguna ke transportasi umum. Namun, dia mengatakan, denda tersebut akan membuat pengguna Grab berpindah ke layanan transportasi berbasis digital lain.

Hal tersebut juga dikhawatirkan salah seorang pengemudi, Andika Prasetia. Menurut dia, aturan Grab sebaiknya tidak memberatkan pengguna.

“Memang menguntungkan driver, tapi kasihan juga customer. Seharusnya saling menguntungkan, biar sama-sama enak,” kata Andika.

Salah seorang pengguna Grab, Intan Rakhmayanti Dewi, mengaku keberatan dengan denda pembatalan tersebut.

“Pengguna membatalkan orderan itu pasti ada alasan, bukan mau ngerjain driver. Misalnya, ada faktor driver yang enggak bisa dihubungi atau menunggu lama,” ujar Intan.

Grab saat ini sedang melakukan uji coba biaya pembatalan order di Palembang dan Lampung selama satu bulan, mulai 17 Juni, dengan biaya bervariasi, yakni Rp1.000 untuk Grab Bike dan Rp 3.000 untuk Grab Car.

Grab mengatakan, program ini dilakukan demi melindungi mitra pengemudi setelah menilai adanya masalah yang dihadapi pengemudi. Grab menyebutkan, 100% dari biaya pembatalan akan diberikan kepada mitra pengemudi. (Ant/S-4)

Baca Juga

DOK KEMENTAN

Kementan Beri Subsidi Distribusi untuk Jaga Pasokan Pangan

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 10 April 2020, 16:53 WIB
Kepala Badan Ketahanan Pangan, Agung Hendriadi mengatakan, ketahanan pangan harus dijaga baik dari aspek ketersediaan maupun...
DOK KEMENTAN

Kabupaten Semarang Rayakan Puncak Panen Raya Padi April-Mei 2020

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 10 April 2020, 16:48 WIB
Kabupaten Semarang sebagai salah satu lumbung padi di Provinsi Jawa Tengah terus melakukan kegiatan panen padi dengan puncak panen pada...
Ilustrasi

Dampak Korona, Banyak Perusahaan Bertahan 1-3 Bulan Kedepan

👤Despian Nurhidayat 🕔Jumat 10 April 2020, 16:07 WIB
Arus kas ada yang satu bulan sampai dengan tiga bulan kedepan, lebih dari itu mereka harus cari stand by...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya