Minggu 30 Juni 2019, 18:35 WIB

Merasa Terganggu Tidur Siang, Wagub Sulsel Bubarkan Acara Musik

Lina Herlina | Nusantara
Merasa Terganggu Tidur Siang, Wagub Sulsel Bubarkan Acara Musik

Lina Herlina
Andi Sudirman Sulaiman , Wagub Sulawesi Selatan

 

PADA Kamis (27/6) lalu, Forum Kreativitas Pemuda (FKP) Sulsel menggelar acara musik bertajuk 'Makassar Millenial Sound', di Cafe Red Corner, Jalan Yusuf Daeng Ngawing, Kecamatan Rappocini, Makassar, Sulawesi Selatan.

Kebetulan, lokasi tersebut berseberangan jalan dengan rumah dinas Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman. Saat itu, waktu menunjukkan pukul 14.00 Wita. Panitia kegiatan sedang melakukan cek perlengkapan sound system sebelum acara dimulai pukul 16.00 dan akan berakhir 17.30 Wita.

Namun, tiba-tiba salah seorang staf Wagub Andi, bersama dengan satpol PP meminta panitia menghentikan acara musik yang digelar, dengan alasan sang wagub terganggu karena sedang tidur siang.

Menurut keterangan Ketua FKP, Rijal Jamal, staf wagub minta kegiatan musik dihentikan, karena suaranya sampai di rumahnya. Mengingat jarak kafe dan rumah jabatan Wagub Sulsel memang hanya kurang lebih 100 meter.

Akan tetapi, acara musik di kafe tersebut sebenarnya rutin digelar setiap akhir pekan. Bahkan, saat staf Wagub ditemani Satpol PP datang, pengelola kafe, polisi, lurah, ketua RW, dan RT serta anggota Bhabinkamtibmas juga beberapa intel.

"Kami dari panitia minta kegiatan tetap dilanjutkan tapi volume dikecilkan, tetapi itu tidak diterima. Bahkan selain kegiatan musik yang sedianya berlangsung hanya kurang lebih dua jam itu dihentikan, pengelola kafe dari Cafe Red Corner juga diinstruksikan untuk
menghentikan acara musik di kafenya. Hanya diperkenankan melayani makan dan minum serta kegiatan-kegiatan diskusi," urai Rijal.

"Dia tidak suka seni seperti tarian, musik, dan teater. Seharusnya sebagai pemimpin lebih universal. Bisa membedakan antara like dan dislike," sambung Rijal jengkel.

Hal itu pun sempat viral di media sosial seperti Instagram dan Twitter. Warganet menyidir Wagub Sulsel yang tidak lain adik kandung
Menteri Pertanian, Amran Sulaiman, tidak suka musik, tapi tidur siang di rumah dinas saat jam kerja.

Hal itu pun ditanggapi Ketua DPRD Sulsel, M Roem. Bagi Roem, tidak mungkin Pemerintah Kota Makassar tidak mempertimbangkan segala aspek sebelum mengeluarkan izin kegiatan.

"Ini perlu dikomunikasikan saja, antara panitia, pemilik kafe, dan pihak keamanan," serunya.


Baca juga: Vanessa Angel kini Hirup Udara Bebas


Sementara itu, Andi Sudirman berkelit terkait penghentian acara musik yang disebut mengganggu waktu tidur siangnya dan di waktu jam kerja.

"Saya memang agak sakit makanya di Rujab (Rumah Jabatan). Tapi warga memang sekitar juga sudah kumpul di pos," katanya.

Ia juga menyebut jika pelatihan musik dan dialog anak muda yang digelar itu, terpaksa dihentikan karena tidak mempunyai izin dan mendapatkan banyak laporan masyarakat.

Lokasi kafe tersebut sangat dekat dengan pemukiman rumah warga, kawasan tersebut juga merupakan daerah pendidikan dan religi.

Terdapat Masjid Baitul Mukminin dan Masjid Kantor BPN, SD Unggulan BTN Pemda. dan Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Luramay, yang jaraknya hanya puluhan meter dari lokasi kafe tersebut.

"Anggota kemarin yang hentikan bersama Polsek juga karena tidak ada izin. Juga mengganggu warga sekitar banyak aduan. Daerah permukiman, pendidikan, dan dekat masjid," paparnya.

Ia mengatakan bahwa kegiatan musik yang digelar tersebut juga mengganggu komunikasi dengan tamu pemerintah.

"Kami juga di Rujab terlalu dekat. Untuk kegiatan menerima tamu, alasan keamanan karena komunikasi terganggu," seru Andi Sudirman.

Untuk kegiatan yang dianggap dikeluhkan oleh masyarakat sekitar, Wagub menjelaskan sebelumnya telah dimediasi bersama warga dan pemilik juga sudah berjanji tidak lagi melakukan karena memang kawasan zona permukiman. (OL-1)

 

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More