Minggu 30 Juni 2019, 12:30 WIB

Tim SAR Gabungan Cari MI 17 dari Arah Jayapura dan Timika

Tim SAR Gabungan Cari MI 17 dari Arah Jayapura dan Timika

(ANTARA/Dok. SAR Jayapura)
Kepala SAR Jayapura Putu Arga mendampingi Dan Lanud Silas Papare Marsma Tri Bowo saat mengecek tim SAR gabungan

 

KOMANDAN Lanud Silas Papare Marsma TNI Tri Bowo mengatakan tim SAR gabungan kembali melakukan pencarian helikopter MI 17 TNI AD yang hilang kontak dalam penerbangan Oksibil-Jayapura, dari arah Jayapura dan Timika.

Tri Bowo mengatakan pihaknya menerbangkan CN 295 sekitar pukul 10.00 WIT sudah ke Oksibil dengan membawa BBM dan beberapa personel. Tim SAR Jayapura dijadwalkan diterbangkan kloter kedua, sedangkan dua unit helikopter bell milik Penerbad diberangkatkan dari Timika dengan menyusuri selatan Papua.

Helikopter Penerbad tidak terbang langsung Timika-Oksibil melainkan menyusuri Timika-Asmat-Tanah Merah-Oksibil yang jarak tempuhnya relatif lebih jauh namun aman karena menyusuri pesisir selatan.

"Sampai saat ini belum ada laporan tentang keberadaan helikopter yang mengangkut 12 penumpang termasuk crew," kata Tri Bowo, Minggu (30/6).

Baca juga: Besok Pagi, TNI Lanjutkan Pencarian Helikopter MI 17

Helikopter MI 17 dengan nomor registrasi HA-5138 yang membawa 12 penumpang beserta crew terbang ke Okbibab untuk melakukan pengiriman logistik kepada prajurit yang bertugas di wilayah tersebut. Okbibab, merupakan salah satu distrik atau kecamatan di Papua yang berbatasan dengan Papua Nugini (PNG).

Sekitar pukul 11.44 WIT, heli terbang ke Jayapura dan sesaat setelah terbang yakni pukul 11.49, pilot sempat mengucapkan terima kasih setelah melaporkan terbang di ketinggian 7.800 feet, 6 notical mile ke utara. Adapun nama anggota satgas pamtas Yonif 725/WRG yang ikut dalam helikopter tersebut yaitu Serda Ikrar Setya Nainggolan, Pratu Yanuarius Loe, Pratu Risno, Prada Sujono Kaimuddin dan Prada Tegar Hadi Sentana. Sedangkan nama-nama awak helikopter tersebut yaitu Kapten CPN Aris (pilot), Lettu CPN Bambang (pilot), Lettu CPN Ahwar (co pilot), Serka Suriyatna, Serda Dita, Praka Dwi Purnomo dan Pratu Aharul.(OL-5)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More