Kamis 27 Juni 2019, 22:51 WIB

Jokowi Yakin Prabowo-Sandiaga Berjiwa Negarawan

Antara/Dero Iqbal Mahendra | Politik dan Hukum
Jokowi Yakin Prabowo-Sandiaga Berjiwa Negarawan

MI/Ramdani
Joko Widodo (kiri) memeluk Ma

 

PRESIDEN terpilih Joko Widodo meyakini sikap kenegarawanan pasangan calon presiden dan wapres nomor urut 02 Prabowo Subianto- Sandiaga Uno dalam membangun bangsa pascaputusan Mahkamah Konstitusi.

"Saya meyakini kebesaran hati dan kenegarawanan dari sahabat baik saya Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno. Beliau berdua memiliki visi yang sama dalam membangun Indonesia ke depan. Indonesia yang lebih baik, Indonesia yang lebih maju, adil, dan sejahtera," kata Jokowi dalam jumpa pers di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (27/6).

Pada kesempatan tersrbut Jokowi mengucapkan berterima kasih kepada seluruh rakyat Indonesia yang telah memberikan kepercayaan kepada dirinya dan Ma'ruf Amin untuk memimpin Indonesia kedepannya. Ia memohon doa agar amanah yang diberikan tersebut dapat dijalankan sebaik mungkin.

Ia juga meneguhkan kembali janjinya bersama Maruf Amin akan menjadi Presiden dan Wakil Presiden bagi seluruh rakyat Indonesia tanpa terkecuali.

Baca juga: Jokowi: Jangan Ada Lagi 01 dan 02

"Saya dan Ma'ruf Amin berjanji akan menjadi Presiden dan Wakil Presiden bagi rakyat Indonesia tanpa terkecuali," ujar mantan Wali Kota Solo itu.

Dalam kesempatan yang sama Ma'ruf meminta agar seluruh pihak menyikapi keputusan tersebut untuk merajut dan mengutuhkan kembali sebagai sebuah bangsa. Ia menginginkan tidak ada lagi friksi pascaputusan MK.

"Tidak ada lagi friksi friksi, karena kita adalah satu, kita adalah Indonesia. Tugas kita sekarang mewujudkan cita cita proklamasi pendiri bangsa. Mari kita bahu membahu dan menyingsingkan lengan baju. Mulai malam ini dengan ucapan Bismillah kita bersama sama bangun negeri ini untuk kebaikan bangsa semua," tandasnya. (OL-8)

 

VIDEO TERKAIT:

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More