Kamis 27 Juni 2019, 20:45 WIB

KPK Perpanjang Penahanan Bowo Sidik

KPK Perpanjang Penahanan Bowo Sidik

ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/
Tersangka kasus dugaan suap distribusi pupuk Bowo Sidik Pangarso

 

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) memperpanjang penahanan anggota Komisi VI DPR Bowo Sidik Pangarso (BSP), tersangka kasus suap kerja sama bidang pelayaran PT Humpuss Transportasi Kimia (HTK) dengan PT Pupuk Indonesia Logistik (PILOG) dan penerimaan lain terkait jabatan.

"Hari ini, KPK melakukan perpanjangan penahanan untuk tersangka BSP selama 30 hari ke depan terhitung sejak 26 Juni 2019 sampai 25 Juli 2019," kata juru bicara KPK, Febri Diansyah, di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (27/6).  

Selain Bowo, KPK juga telah menetapkan dua tersangka lainnya dalam kasus itu, yaitu Indung (IND) dari pihak swasta dan Marketing Manager PT HTK Asty Winasti (AWI). Untuk Asty, saat ini sedang dalam proses persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta.    


Baca juga: KPK Keberatan dengan Kesimpulan Prematur Ombudsman Soal Idrus


Seperti diberitakan, KPK juga saat ini sedang menelusuri asal usul penerimaan gratifikasi oleh tersangka Bowo Sidik. Terkait hal tersebut, KPK pun pada Kamis telah memeriksa tiga saksi, yaitu mantan Dirut PT PLN Sofyan Basir, Sekretaris Dirjen Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan Rukijo, dan Kepala Subdit Dana Alokasi Khusus Direktorat Dana Perimbangan periode 21 April 2015 sampai 24 April 2016 M Nafi.  

"Semua saksi yang kami periksa ini merupakan bagian dari upaya KPK melakukan penelurusan asal usul penerikaan gratifikasi oleh tersangka BSP. Ada dugaan sumber dari gratifikasi tersebut berada pada empat sumber," ucap Febri.

Salah satu sumber gratifikasi tersebut berasal dari pengurusan Dana Alokasi Khusus (DAK) di Kabupaten Minahasa Selatan dan Kabupaten Kepulauan Meranti ehingga KPK pun pada Kamis memeriksa dua saksi yang berasal dari Kementerian Keuangan tersebut. (OL-1)

Baca Juga

DOK DPR RI

Pemerintah Harus Fasilitasi UMKM Produksi Masker Non-Medis

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 04 April 2020, 13:12 WIB
Menurut Aria Bima dengan adanya wabah ini, usaha kecil sudah sangat kesulitan mendulang profit sehingga membutuhkan stimulus dari...
SETPRES/RUSMAN

RS Galang Bersiap Hadapi Serbuan TKI

👤Cah/P-2 🕔Sabtu 04 April 2020, 07:25 WIB
Rumah sakit tersebut akan mempersiapkan diri menghadapi kepulangan 20 ribu tenaga kerja Indonesia dari Malaysia dan mulai beroperasi...
 Medcom.id

Omnibus Law dan RKUHP tidak Mendesak

👤Putri Rosmalia Octaviyani 🕔Sabtu 04 April 2020, 07:15 WIB
Pelaksanaan fungsi legislasi DPR bisa dilakukan dengan memastikan penyusunan naskah akademik dan naskah draf...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya