Kamis 27 Juni 2019, 01:00 WIB

Bacharuddin Jusuf Habibie Usia 83 Tahun Semangat 38 Tahun

Dhika Kusuma Winata | Hiburan
Bacharuddin Jusuf Habibie Usia 83 Tahun Semangat 38 Tahun

MI/Ilham
Bacharuddin Jusuf Habibie

 

PRESIDEN ketiga Republik Indonesia, Bacharuddin Jusuf Habibie, berulang tahun yang ke-83, Selasa (25/6). Di hari istimewanya itu, Habibie memilih menyampaikan orasi ilmiah di Kampus Universitas Indonesia, Depok. Kebetulan, ulang tahun Habibie bersamaan dengan ulang tahun ke-4 Fakultas Ilmu Administrasi UI.

Saat memulai orasinya, laki-laki kelahiran Pare-Pare, Sulawesi Selatan, itu berkelakar, kalau dirinya masih berjiwa muda meski di usia senja.

"Saya bilang, usia saya 83, tapi jiwanya 38," ujarnya disambut tawa para hadirin Balai Sidang UI, Depok, Jawa Barat, Selasa (25/6).

Di antara audiens, terdapat Rektor UI Muhammad Anis, Dekan Fakultas Ilmu Administrasi UI Eko Prasojo, sejumlah guru besar UI, dan pejabat pemerintahan.

Klaim bahwa dirinya masih berjiwa muda, amat terasa nyata saat ia menyampaikan orasi ilmiah bertema Demokrasi, pembangunan, dan governansi di Indonesia. Dengan berapi-api, Habibie begitu semangatnya membicarakan masalah pelik yang dihadapi bangsa ini.

Dalam salah satu pesannya, ia mengingatkan pentingnya merawat demokrasi dengan Pancasila dan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 sebagai dasarnya. Ia mengatakan Pancasila dan UUD sebagai aset yang perlu dirawat bangsa ini.

"UUD dan Pancasila adalah aset bangsa. Kita tidak mengenal SARA, dan tidak mengenal perbedaan suku dan ras. Demokrasi pembangunan dan governance itu harus kita perbaiki. Jadi, masih banyak kita harus perbaiki dalam bidang pembangunan," tegasnya.

Habibie juga mengatakan pentingnya menyeimbangkan pemahaman budaya, agama, dan pendidikan. Dalam orasinya, dia menganjurkan orang Indonesia mesti menguasai pemahaman tersebut agar menjadi manusia unggul dan terhindar dari sifat korup.

"Kita mesti kuasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Harus berpendidikan dan juga harus berbudaya. Ada orang yang berpendidikan hebat, tapi secara budaya dia negatif menghalalkan semua cara untuk meraih kepentingannya. Tapi ada juga orang yang pembudayaannya top, perilakunya baik," ujar suami dari almarhumah Hasri Ainun Besari itu.

Kado istimewa
Selain menyampaikan orasi ilmiah, Habibie juga mendapatkan 'kado' ulang tahun istimewa dari UI, berupa peresmian lembaga studi Habibie Institute for Public Policy and Governance (HIPPG) yang berkolaborasi dengan The Habibie Center dan Fakultas Ilmu Administrasi UI.

Pascapeluncuran HIPPG, seluruh hadirin yang datang juga menyanyikan lagu selamat ulang tahun yang dipandu pembawa acara. Habibie pun mendapatkan ucapan selamat ulang tahun dari banyak orang. Ia juga melakukan pemotongan nasi tumpeng setelah acara berlangsung.

Kepada hadirin, Habibie mengaku tengah fokus untuk menjaga kondisi kesehatan seusai dirawat karena kelelahan, dua hari yang lalu.

Dia pun mengucapkan terima kasih atas semua orang yang telah memberikan ucapan ulang tahun dan dukungan kepadanya. "Saya ucapkan terima kasih atas ucapan ulang tahunnya," ujar mantan Menteri Negara Riset dan Teknologi itu.

BJ Habibie menjabat selama 2 bulan dan 7 hari sebagai wakil presiden dan 1 tahun dan 5 bulan sebagai presiden. Dengan begitu, Habibie merupakan wakil presiden dan juga presiden dengan masa jabatan tersingkat di Indonesia.

Rakyat Indonesia mengenal Habibie sebagai salah satu orang tecerdas di negeri ini, yang memiliki kecerdasan dan IQ di atas rata-rata. Penemuannya tentang teknologi pesawat terbang ialah bukti kecerdasannya yang diakui dunia. (H-3)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More