Rabu 26 Juni 2019, 14:15 WIB

Perlu Norma Hukum Baru untuk Perjelas Makar

Putri Rosmalia Octaviyani | Politik dan Hukum
Perlu Norma Hukum Baru untuk Perjelas Makar

Ist
Pakar Hukum Pidana Universitas Riau, Erdianto Effendi

 

PAKAR Hukum Pidana Universitas Riau, Erdianto Effendi, mengatakan bahwa di Indonesia memang masih ada kerancuan istilah makar. Ke depan, menurutnya, harus ada pembaruan norma hukum untuk memperjelas makna dari kata makar.

"Harus dicantumkan kriteria makar yaitu sebagai perbuatan yang serius, sistematis dan tergorganisasi," ujar Erdianto, dalam Seminar berjudul Penegakkan Hukum Terhadap Pelaku Tindak Pidana Makar, di Fakultas Hukum Universitas Trisakti, Jakarta, Rabu, (26/6).

Baca juga: KPU Optimistis MK Kuatkan hasil Pilpres 2019

Erdianto mengatakan, pada masa sebelum reformasi makar memang selalu identik dengan adanya upaya fisik. Seperti serangan atau perbuatan langsung untuk merebut kekuasaan atau mendirikan negara sendiri.

Namun, di era saat ini, perkembangan zaman membuat upaya makar juga dapat dilakukan dengan perbuatan non fisik. Salah satunya dengan memanfaatkan penyebaran hoaks.

"Mahkamah Konstitusi juga sebenarnya telah menetapkan bahwa makar bisa diproses hukum meski belum ada tindakan fisik terhadap presiden, upaya merebut wilayah, dan pemerintahan," ujar Erdianto.

Meski begitu, ia mengatakan prinsip kehati-hatian harus tetap digunakan. Pelibatan pakar hukum harus dimaksimalkan untuk menentukan apakah suatu perbuatan merupakan makar atau tidak.

"Harus dilihat dan dinilai keseriusan tindakannya, juga apakah sistematis dan terorganisasi," pungkasnya. (OL-6)

 

Baca Juga

Ilustrasi

Komite I DPD Tolak PIlkada Serentak 2020, Begini Pertimbangannya

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 02 Juni 2020, 23:48 WIB
Keselamatan rakyat harus jadi perttimbangan penyelenggaraa negara dalam menggelar hajat demokrasi yang melibatkan massa di tengah pandemi...
ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

ICW Kritik Firli yang Absen Konferensi Pers Penangkapan Nurhadi

👤Antara 🕔Selasa 02 Juni 2020, 22:41 WIB
Berkaca ke belakang, kata dia, Ketua KPK pada periode sebelumnya seringkali hadir dalam konferensi pers yang terkait langsung dengan elit...
MI/Ramdani

Muhammadiyah Ingatkan Presiden Jokowi Perbaiki Komunikasi Politik

👤Nur Azizah 🕔Selasa 02 Juni 2020, 20:53 WIB
Menurut Muti, masukan itu karena pernyataan pembantu presiden yang kerap tidak...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya