Rabu 26 Juni 2019, 13:30 WIB

Jelang Putusan MK, Polres Flotim Tingkatkan Pengamanan

Ferdinandus Rabu | Nusantara
Jelang Putusan MK, Polres Flotim Tingkatkan Pengamanan

Dok. Pribadi
Kapolres Flotim AKBP Deni Abrahams

 

JELANG sidang putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sengketa pilpres 2019, Kamis (27/6), Kepolisian resort (Polres) Flores Timur (Flotim), NTT, meningkatkan kewaspadaan di seluruh tempat dan lokasi keramaian, dengan meningkatkan patroli kota.

Kapolres Flotim AKBP Deni Abrahams mengimbau seluruh jajaran personel kepolisian untuk meningkatkan kemampuan intelijen dan kewaspadaan di setiap lingkungan masing-masing. Hal itu untuk menjaga situasi yang kondusif jelang putusan MK.

"Kami siaga dan tetap waspada jelang putusan MK besok. Patroli kota kami tingkatkan, selalu membangun koordinasi dengan TNI, tokoh agama dan tokoh masyarakat. Kami juga meningkatkan pengawasan di setiap lokasi keramaian dan terus berkoordinasi dengan personel kami di setiap polsek dan desa-desa, untuk memantau setiap perkembangan situasi, terkait putusan MK besok," kata Deni saat menggelar apel di halaman Polres Flotim, Rabu (26/6).

Baca juga: Warga Surakarta Diimbau tidak ke Jakarta Sambut Putusan MK

Selain itu, Kapolres juga mengimbau kepada seluruh warga untuk tetap tenang dan tidak terprovokosi dari setiap ulah oknum yang berusaha menggangu keamanan di wilayah ini. Warga bisa bekerja dan beraktivitas seperti biasa.

"Tidak perlu terpengaruh dan terprovoksi dengan berbagai isu di medsos, atau isu dari oknum yang berusaha memancing keributan atau menggangu ketertiban dan keamanan menjelang ataupun pada hari putusan MK nanti. Kami juga meminta agar warga tidak perlu ke Jakarta, cukup pantau saja hasil putusan MK lewat TV atau media massa saja," ungkapnya.

Sementara itu, Polres Flotim juga gencar mendatangi tokoh-tokoh agama dan terus memberikan sosialisasi bagi setiap kalangan pelajar untuk selalu bijak menggunakan medsos, dan berperilaku baik dalam hubungan dengan masyarakat dan lingkungan sekitar.(OL-5)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More