Rabu 26 Juni 2019, 10:30 WIB

Pelatih Jepang Sebut Penalti di Akhir Laga Kejam

basuki Eka Purnama | Sepak Bola
Pelatih Jepang Sebut Penalti di Akhir Laga Kejam

AFP/LOIC VENANCE
Pelatih Jepang Asako Takakura

 

PELATIH Jepang Asako Takakura mengatakan penalti di akhir laga yang menyebabkan timnya tersingkir di ajang Piala Dunia Putri, Selasa (25/6), sangat kejam.

Meski begitu, dia meminta Nadeshiko untuk segera melupakan kekalahan itu dan memandang ke masa depan.

Jawara Piala Dunia Putri 2011 itu menyerah 2-1 dari Belanda di Rennes setelah Lieke Martens mencetak gol dari titik penalti pada menit 90. Penalti itu diberikan wasit setelah tendangan Vivianne Miedema membentur tangan kapten timnas Jepang Saki Kumagai di kotak terlarang.

Kekalahan itu sangat mengecewakan bagi Jepang yang tampil lebih baik setelah Yui Hasegawa mencetak gol penyama kedudukan setelah Belanda unggul lewat gol Martens.

Baca juga: Penalti Telat Martens Pastikan Belanda Kalahkan Jepang

"Itu adalah laga yang seharusnya bisa kami menangkan. Kami menciptakan banyak peluang namun gagal memanfaatkannya," ujar Takakura. "Kami telah kalah dan itu mengecewakan."

"Terkadang kepurusan kejam terjadi dan kali ini menimpa kami. Kami harus memandang ke depan dan menerima keputusan itu," imbuhnya.

Kumagai yang bermain di Prancis untuk Lyon menangis seusai laga.

"Keputusan wasit benar. Bola mengenai tangan saya. Meski sulit diterima dan saya sedih, saya sadar inilah sepak bola," ungkap pemain berusia 28 tahun itu. (AFP/OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More