Rabu 26 Juni 2019, 07:30 WIB

Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Sidak Pasar Dampit dan Turen

mediaindonesia.com | Nusantara
Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Sidak Pasar Dampit dan Turen

Dok Bea Cukai
Operasi Gempur Rokok Ilegal digelar oleh Bea Cukai Malang

 

SEBAGAI bagian dari upaya pemerintah dalam menindak peredaran rokok ilegal, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai melalui kantor-kantor pelayanan di bawahnya, memulai kampanye bersama penindakan rokok ilegal bertajuk “Gempur Rokok Ilegal”, seperti yang dilakukan Bea Cukai Malang pada 20 Juni 2019.

Operasi gempur rokok ilegal, kali ini, dilakukan di Pasar Dampit, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang dan toko di wilayah Kecamatan Turen, Kabupaten Malang.

Dalam operasi tersebut, petugas menemukan beberapa pelanggaran terkait penjualan rokok ilegal dan penjualan miras tanpa izin.

Kepala Kantor Bea Cukai Malang Rudy Hery Kurniawan menyatakan petugas melakukan operasi dengan mendatangi toko-toko di wilayah Kecamatan Turen dan kios-kios di Pasar Dampit untuk melakukan pemeriksaan.

“Dari hasil pemeriksaan, petugas mendapati barang bukti berupa rokok ilegal sebanyak 27.720 batang dan 732 botol miras dari 6 toko/kios. Petugas mengamankan seluruh barang bukti dengan dibawa ke kantor serta menempelkan sticker bertuliskan Gempur Rokok Ilegal di toko-toko/kios-kios yang telah didatangi petugas,” papar Rudy.

Baca juga: Bea Cukai Beri Fasilitas PLB pada Pengguna Jasa

Dari operasi tersebut, imbuh Rudy, ditaksir kerugian negara yang ditimbulkan sebesar Rp12.703.060. Hingga saat ini, kasus tersebut masih dalam tahap penelitian lebih lanjut.

“Ke depannya, kami akan melanjutkan operasi pasar di lain tempat di wilayah Malang Raya. Kami optimistis dengan dilakukannya operasi pasar di wilayah Malang Raya, peredaran rokok ilegal di wilayah Malang Raya dapat ditekan. Tentunya hal tersebut dapat memberi dampak positif terhadap penerimaan negera dari sektor cukai. Juga perlu diperhatikan bahaya serta kerugian yang ditimbulkan apabila rokok ilegal marak beredar yang dapat memberikan dampak buruk terhadap kesehatan masyarakat dan juga perekonomian daerah maupun negara,” tegasnya.

Ia menambahkan, kampanye itu juga merupakan salah satu bukti keseriusan Bea Cukai dalam penegakkan hukum di bidang cukai dan memberikan keadilan bagi para pengusaha rokok yang selama ini taat terhadap aturan yang ada.

“Usaha yang legal kami perhatikan. Jangan dibuat susah, semuanya harus mudah, karena legal itu mudah. Sedangkan yang ilegal kita ajak agar patuhi aturan, persaingan jadi fair karena pasar diisi barang-barang yang legal,” pungkas Rudy. (RO/OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More