Selasa 25 Juni 2019, 21:55 WIB

Podomoro University Gelar Pesona Fermentasi Nusantara 2019

Syarief Oebaidillah | Humaniora
Podomoro University Gelar Pesona Fermentasi Nusantara 2019

Ist
Dies Natalis ke-6 pada 17 Juli 2019, Podomoro University menggelar beragam kegiatan acara bertajuk

 

MENYONGSONG Dies Natalis ke-6 pada 17 Juli 2019 mendatang, Podomoro University menggelar beragam kegiatan.

Kegiatan itu antara lain Program Studi Bisnis Perhotelan, didukung Pemerintah Daerah Bangka Belitung, Komunitas Jalansutra, dan Indonesian Food and Beverage Executive Association Bali (IFBEC) mempersembahkan acara bertajuk 'Pesona Fermentasi Nusantara 2019: Ketika Minuman Fermentasi Naik Kelas'.

Kegiatan ini digelar guna melestarikan khas budaya aneka minuman fermentasi sebagai kekayaan budaya dan kearifan lokal Indonesia. Melalui kegiatan ini, keragaman fermentasi Nusantara diperkenalkan ke seluruh pemangku kepentingan di sektor pariwisata Indonesia, dari pemerintah pusat dan pemerintah daerah, pelaku usaha, mahasiswa, juga kalangan media massa.

"Kegiatan ini menjadi upaya kami dalam membangun peta jalan atau roadmap di mana di ujung peta jalan tersebut kami berharap Indonesia pun memiliki kekhasan seperti yang dimiliki oleh Jepang dengan sake-nya, Korea Selatan dengan soju-nya, dan Prancis dengan wine-nya," kata Vincent Sylvester, Ketua Program Studi Bisnis Perhotelan Podomoro University.

Sebelumnya, Podomoro University telah sukses menyelenggarakan rangkain Pesona Nusantara yang terdiri atas Pesona Manis Nusantara 2016, Pesona Pedas Nusantara 2017, dan Pesona Rendang Nusantara 2018.

Pada acara talkshow Pesona Fermentasi Nusantara 2019 yang dipandu presenter Metro TV Yohana Margaretha tampil sejumlah pembicara antara lain Isyak Meirobie, Wakil Bupati Belitung Harry Nazarudin dari Komunitas Jalansutra, Ketut Darmayasa, Ketua Indonesian Food and Beverage Executive Association Bali, dan Dea Prasetyawati Dekan Fakultas Sosial Universitas Podomoro University.


Baca juga: Prodi Sains dan Teknologi Paling Banyak Dipilih


Pada sambutannya, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Maria Prihandrijanti, mewakili Rektor Podomoro University, Cosmas Batubara, yang berhalangan hadir, mengutarakan bahwa wisata kuliner, khususnya kuliner khas Indonesia seperti minuman fermentasi dapat dipromosikan ke kancah internasional.

"Minuman fermentasi ini bisa dipromosikan sampai ke luar negeri sebagai bentuk khasnya minuman Indonesia," kata Maria dalam keterangannya, Selasa (25/6).

Sementara itu, Oneng Setya Harini dari Kementerian Pariwisata mengutarakan sektor pariwisata menjadi salah satu andalan perekonomian Indonesia. Dengan beragam suku bangsa dan kaya akan budaya mengembangkan berbagai macam kuliner, di antaranya minuman fermentasi.

Menurut Oneng, banyak target diprogramkan pada tahun ini dalam mempromosikan kuliner Indonesia yang beragam. Pada 2019, ditargetkan promosi top three kuliner yaitu pertama, lima nasional food seperti rendang, soto, sate, nasi goreng, dan gado-gado. Berikutnya destinasi wisata kuliner seperti Bali, Bandung, Yogyakarta, Padang, Surakarta, dan lain-lainnya, selanjutnya 100 restoran co-branding.

Kegiatan yang mendapat sambutan antusias para mahasiswa dan peserta acara ini juga dihadiri anggota Dewan Pertimbangan Presiden Sidarto Danusubroto dan mantan Menteri Perindustrian Saleh Husin. (RO/OL-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More