Rencana Peralihan Status Relawan Bravo 5 Jadi Ormas Dinilai Tepat

Penulis: mediaindonesia.com Pada: Selasa, 25 Jun 2019, 17:25 WIB Politik dan Hukum
Rencana Peralihan Status Relawan Bravo 5 Jadi Ormas Dinilai Tepat

Ist
Relawan Bravo 5 diketuai Fachrul Razi menjadi organisasi kemasyarakatan (ormas)

RENCANA peralihan status organ relawan pemenangan Jokowi, Bravo 5, menjadi organisasi kemasyarakatan (ormas) dinilai sebagai langkah tepat. Hal itu diungkapkan Ketua Divisi Perempuan Bravo 5 Tangerang Selatan, Ancilla Yanny Irmella.

"Positif, Tangerang Selatan pasti mendukung, apalagi untuk membantu perjuangan Jokowi-Kiai Maruf di periode ini," ungkap Yanny, salah satu aktivis perempuan yang ikut andil dalam memenangkan pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 01, Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin, di Tangsel, Selasa (25/6).

Lebih lanjut, Yanny berharap relawan Bravo 5 di seluruh wilayah segera merapatkan barisan, khususnya kalangan perempuan.

"Perempuan Bravo 5 harus ambil bagian, peralihan organisasi ini adalah salah satu cara bagaimana kita relawan tetap bisa menyalurkan spirit perjuangan kita untuk membantu Jokowi majukan Indonesia," katanya.

 

Baca juga: MK Diprediksi Tolak Permohonan Prabowo-Sandi

 

Menurutnya, persoalan perempuan perlu menjadi fokus kerja ormas Bravo 5 nantinya.

"Perempuan tentu perlu suport dan perhatian dari pemerintah, bagaimana bisa memandirikan dari sisi ekonomi, peningkatan kualitas SDM sampai pada pembekalan diri dalam perpolitikan ini bisa menjadi fokus kerja ormas Bravo 5, bagaimana perempuan Indonesia tambah maju," paparnya.

Sebagaimana diberitakan, peralihan status organ relawan Bravo 5 diketuai Fachrul Razi menjadi ormas memang tengah berproses.

"Prinsipnya kami pengurus daerah taat kepada pimpinan pusat, dan siap bekerja untuk majunya Indonesia di periode terakhir Pak Jokowi ini," tutup Yanny. (RO/OL-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More