Selasa 25 Juni 2019, 19:12 WIB

Bea Cukai dan Aparat Penegak Hukum Babel Ungkap 3 Kasus Narkoba

mediaindonesia.com | Nusantara
Bea Cukai dan Aparat Penegak Hukum Babel Ungkap 3 Kasus Narkoba

Dok Bea Cukai
Dalam Sebulan, Bea Cukai Bangka Belitung bersama Aparat Penegak Hukum Ungkap Tiga Kasus Narkoba

 

BEA Cukai Pangkalpinang bersama BNN dan aparat penegak hukum lainnya mengungkap tiga kasus narkoba pada bulan Mei 2019. Hal tersebut mnejadi sejarah pengungkapan narkoba terbesar di wilayah Kepulauan Bangka Belitung.

Kepala Kantor Bea Cukai Pangkalpinang Yetty Yulianty mengungkapkan dalam tiga penindakan tersebut, petugas berhasil mengamankan 13kg sabu, 4.787 butir ekstasi dan 31 butir happy five.

“Pada kasus pertama, petugas Bea Cukai Pangkalpinang mendapat informasi dari masyarakat akan ada pengiriman NPP pada Jumat (10/5) dari Kota Palembang ke Pangkalpinang via laut, info tersebut ditindaklanjuti berkoordinasi dengan BNNP Babel dan KSOP di Pelabuhan Tanjung Kalian, Muntok (Bangka Barat). Koordinasi ini pun membuahkan hasil dengan menangkap seorang tersangka yang membawa 1 kg narkoba jenis sabu yang dibungkus dengan kemasan Chinese Tea,” ungkap Yetty.

Selanjutnya, dengan pengembangan informasi dari tangkapan NPP tersebut, pada Minggu (12/5) dini hari, petugas gabungan kembali mengamankan tiga tersangka yang membawa 6 kg narkoba jenis sabu, 4.787 butir ekstasi dan 31 butir happy five asal Malaysia di pelabuhan Tanjung Kalian, Muntok (Bangka Barat). Semua barang bukti pada kedua kasus tersebut dimusnahkan di halaman Kantor BNNP Bangka Belitung pada Jumat (21/6) dengan disaksikan langsung oleh Kasi Narkoba Kejati Babel, Dirresnarkoba Polda Babel, perwakilan Pengadilan Tinggi, Pengadilan Negeri Pangkalpinang, KSOP, Kepala Bidang Pemberantasan BNNP Babel, serta tamu undangan lain dan para tersangka.

Baca juga: Bea Cukai Juanda Gagalkan Penyelundupan Benih Lobster

Pada kasus ketiga, petugas berhasil menggagalkan penyelundupan 6 kg narkotika jenis sabu asal Malaysia di pelabuhan Tanjung Kalian, Muntok-Bangka Barat, Jumat (31/5). Barang bukti kemudian dimusnahkan di halaman Kantor Wali Kota Pangkalpinang pada Kamis (20/6).

"Pemusnahan barang bukti ini harus segera dilaksanakan, karena penyimpanan barang bukti ada batasan waktu," kata Kepala BNN Kota Pangkalpinang AKBP Ichlas Gunawan.

Selain itu, Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil juga mengapresiasi kesuksesan pengungkapan kasus tersebut. Keberhasilan pengungkapan ketiga kasus tersebut tidak lepas dari buah sinergi yang baik antaraparat penegak hukum di wilayah Kepualauan Bangka Belitung.

“Kami berharap kerja sama yang baik ini tetap berkelanjutan dalam upaya pemberantasan narkoba yang masuk ke wilayah Indonesia khususnya di wilayah Kepulauan Bangka Belitung,” pungkasnya.(RO/OL-5)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More