Selasa 25 Juni 2019, 15:09 WIB

Wiranto Bantah Kasus Korban Tewas Aksi 21-22 Mei Jalan di Tempat

Putri Rosmalia Octaviyani | Politik dan Hukum
Wiranto Bantah Kasus Korban Tewas Aksi 21-22 Mei Jalan di Tempat

ANTARA/M RISYAL HIDAYAT
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto.

 

MENKO Polhukam, Wiranto, membantah bahwa penyelidikan kasus terkait tewasnya 9 korban pada aksi massa 21-22 Mei 2019 jalan di tempat. Menurut Wiranto, pada dasarnya hal tersebut tidak perlu diributkan.

"Jalan di tempat? siapa bilang? proses terus jalan itu. Tapi kok kenapa diributkan ya? Itu yang meninggal kan memang perusuh yang menyerang aparat," ujar Wiranto, di gedung DPR, Jakarta, Selasa (25/6).

Baca juga: BNN Ungkap Jaringan Narkoba yang Dikendalikan Napi LP Pariaman

Ia menjelaskan bahwa mereka yang meninggal ialah yang melakukan penyerbuan ke Brimob, bukan meninggal di arena demonstrasi yang damai.

"Artinya, tidak ada kesewenangan polisi dalam menghadapi demonstrasi damai," ujar Wiranto.

Wiranto mengklaim, tidak ada kesewenangan polisi dalam menghadapi demonstran. Menurutnya, pada saat ada perusuh yang menyerang petugas, ada perlakuan dan standar operational prosedur yang harus dilakukan.

"Soal kemudian nanti terbunuhnya bagaimana, yang menembak siapa, pelurunya dari mana, jaraknya bagaimana. Pemeriksaan proyektil itu tidak cepet ya. Itu pakai pemeriksaan di laboratorium, lama. Sehingga kita juga menunggu," ujar Wiranto.

Sebelumnya, Wiranto memastikan, bahwa Menko Polhukam bekerja maksimal untuk menyelidiki kerusuhan 21 dan 22 Mei yang memakan korban jiwa tersebut. Ia mengatakan tak hanya melibatkan instansi pemerintah, penyelidikan juga dilakukan dengan melibatkan Komnas HAM.

Wiranto menyebutkan, Polri akan bekerja sendiri dalam menginvestigasi kerusuhan tersebut. Demikian pula Komnas HAM. Masing-masing akan melengkapi data untuk menyelesaikan penyelidikan tersebut. (OL-6)

Baca Juga

Dok.Satgasops Nemangkawi

Penembak Karyawan Freeport Ditangkap

👤Media Indonesia 🕔Selasa 02 Juni 2020, 18:20 WIB
Penangkapan dilakukan personel gabungan Polda Papua dan Operasi...
MI/Mohamad Irfan

Mendagri Ajak Kepala Daerah Samakan Narasi New Normal

👤Emir Chairullah 🕔Selasa 02 Juni 2020, 18:14 WIB
Menurut Tito, perlu ada satu narasi untuk disampaikan kepada masyarakat, agar paham terhadap tatanan kehidupan yang...
Antara

Metro TV Akui Anies Baswedan Presiden? False Context

👤Wanda Indana 🕔Selasa 02 Juni 2020, 17:38 WIB
Foto yang diunggah situs alumni212.id adalah tangkapan layar dari siaran program Selamat Pagi Indonesia yang diunggah kanal resmi Metro TV...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya