Dampak Zonasi, 16 SMP Negeri di Kendal Kekurangan Siswa

Penulis: Akhmad Safuan Pada: Selasa, 25 Jun 2019, 17:00 WIB Nusantara
Dampak Zonasi, 16 SMP Negeri di Kendal Kekurangan Siswa

MI/Lina Herlina
Para siswa pendaftar

ZONASI tidak hanya menyulitkan calon siswa tetapi juga sekolah, di Kabupaten Kendal 16 Sekolah Menengah Pertama (SMP) negeri kekurangan siswa akibat pelaksanaan aturan tersebut..

Pantauan Media Indonesia, Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMP tahun 2019 telah selesai, pemberlakuan sistem zonasi banyak menimbulkan permasalahan baik bagi calon siswa maupun sekolah. Sebagian siswa kesulitan mendapatkan sekolah negeri akibat keterbatasan daya tampung dan sebaliknya ada sekolah yang kekurangan siswa.

Di Kabupaten Kendal, dari 50 SMP Negeri yang membuka pendaftaran PPDB tahun ini, tidak seluruh sekolah mampu terpenuhi kuotanya. Sekitar 16 sekolah masih kekurangan murid baru dari jumlah kuota yang disediakan akibat ketatnya zonasi.

Berdasarkan data masuk, jumlah lulusan Sekolah Dasar (SD) di Kendal tahun ini sebanyak 13.260 siswa. Sementara daya tampung dari 50 SMP Negeri yang yakni 8.800 siswa, sehingga sisanya harus melanjutkan ke sekolah swasta.

Baca juga: Soal PPDB, Kemendikbud Tegur Daerah yang Belum Terapkan Zonasi

Keenam belas SMP Negeri yang belum memenuhi kuota yakni SMP N 1 Patebon kurang 5 siswa, SMP N 3 Patebon kurang 24 siswa, SMP N 3 Sukorejo kurang 16 siswa, SMP N 2 Sekorejo kurang 19 siswa dan SMP N 1 Sukorejo kurang 14 siswa.

Kemudian, SMP N 4 Sukorejo Satap kurang 13 siswa, SMP N 2 Patean kurang 69 siswa, SMP N 1 Kangkung kurang 33 siswa, SMP N 3 Cepiring kurang 39 siswa, SMP N 2 Pageruyung kurang 29 siswa, SMP N 2 Plantungan kurang 46 siswa, SMP N 3 Plantungan kurang 19 siswa, SMP N 4 Boja Satap kurang 2 siswa, SMP N 4 Pegandon Satap kurang 14 siswa, SMP N 3 Limbangan kurang 3 siswa dan SMP N 3 Gemuh kurang 28 siswa.

"Dari seluruh kuota yang tersedia untuk SMP Negeri di Kendal baru terisi 96%, karena ada sekolah yang masih kekurangan siswa baru," kata Kepala Bidang Pembinaan SMP Disdikbud Kendal Parno.

Kekurangan siswa baru di sekolah tersebut, lanjut Parno, dimungkinkan akan diisi calon siswa dari luar zonasi yang tidak tertampung di dalam zonasinya. Hal ini pun masih dikoordinasikan lagi.(OL-5)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More