Triwulan I 2019, PLN Cetak Laba Rp4,15 Triliun

Penulis: Uud/E-3 Pada: Selasa, 25 Jun 2019, 06:00 WIB Ekonomi
Triwulan I 2019, PLN Cetak Laba Rp4,15 Triliun

DOK PLN
Kinerja PLN positif.

PT Perusahaan Listrik Negara/PLN (Persero) berhasil mencetak laba bersih sebesar Rp4,15 triliun pada triwulan I 2019. Hal tersebut berbanding terbalik dengan kondisi yang sama pada tahun lalu, yakni mencatat kerugian sebesar Rp3,7 triliun.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama PLN Djoko R Abumanan menyampaikan kinerja positif tersebut sebagai hasil dari berbagai ­upaya perseroan dalam meningkatkan pertumbuhan penjualan, peningkatan kinerja ­operasi dan keuangan, serta efisiensi operasi.

“Peningkatan laba pada triwulan I 2019 ini merupakan buah keringat dari para pegawai yang mampu meningkatkan penjualan listrik, melakukan efisiensi dalam berbagai sektor, dan meningkatkan kinerja operasi sehingga selisih keuntungan sebelum pajak bisa meningkat hingga sebesar Rp10,6 triliun daripada triwulan I tahun lalu,” ungkap Djoko, di Jakarta, kemarin.

Penjualan tenaga listrik yang meningkat Rp3,8 triliun atau 6,11% ditopang pertumbuhan pelanggan sebesar 3,8 juta pelanggan dengan daya terjual sebesar 3,04 Terawatt Hour (TWh) dari periode sama tahun lalu (year on year). Kenaikan konsumsi listrik ini didominasi pertumbuhan pelanggan sektor bisnis, yaitu sebesar 6,76% atau 10.613 GWh (Gigawatt Hour).

Selain pertumbuhan penjualan dan pelanggan, PLN juga meningkatkan kinerja operasi melalui penurunan biaya sewa pembangkit. Dengan beroperasinya gardu induk (GI) khususnya di Sumatra dan Kalimantan, PLN mampu menghemat Rp667 miliar dari efisiensi biaya sewa pembangkit.

Selain dari biaya sewa, volume pemakaian BBM untuk pembangkit pun turun sebesar 98 ribu kiloliter (KL) jika dibandingkan dengan pemakaian pada April 2018. Harga rata-rata mengalami penurunan dari Rp11.058/liter menjadi Rp8.835/liter di triwulan I 2019. Di samping itu, perseroan juga berhasil menurunkan biaya pemeliharaan sebesar Rp183 miliar.

Membaiknya kinerja perusahaan juga ditopang penguatan kurs mata uang rupiah pada akhir tahun dan penurunan harga ICP (Indonesian crude price) jika dibandingkan dengan triwulan ketiga 2018.

Djoko menambahkan, ke depan PLN terus melakukan efisiensi pada komponen biaya operasi yang berada dalam kendali perusahaan sehingga kondisi keuangan tetap terjaga. (Uud/E-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More