Di Bekasi, Seks Bebas Sisihkan Jarum Suntik

Penulis: (Gan/J-3) Pada: Selasa, 25 Jun 2019, 04:00 WIB Megapolitan
Di Bekasi, Seks Bebas Sisihkan Jarum Suntik

Thinkstock
Ilustrasi

PEMERINTAH dan masyarakat belum mampu menekan pertumbuhan penderita HIV/AIDS. Di Kota Bekasi, dalam lima bulan terakhir, pende­rita baru teridentifikasi sebanyak 109 orang.

“Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, saat ini penyebab penyebaran HIV/AIDS didominasi perilaku seks bebas. Trennya berubah, dulu penyebarannya lebih banyak karena pemakaian jarum suntik bersama di kalangan para pecandu narkoba,” aku Pengelola Program HIV pada Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Dadang Otrismo, Senin (24/6).

Usia penderita baru ini beragam, tapi kebanyakan dari kalangan produktif dengan usia 17-47 tahun. Sebanyak 75% dari jumlah penderita itu merupakan lelaki.

Menurut Dadang, perilaku seks bebas membuat banyak orang terjangkit penyakit mematikan. “Melakukan seks secara berganti-ganti pasangan paling rentan dialami kalangan lelaki,” katanya.

Di Bekasi, lanjutnya, pada 2017 ada 554 pen-derita HIV/AIDS baru dan 2018 menurun menjadi 360 orang. Total sejak 2004 hingga saat ini sekitar 4.000 warga di Kota Bekasi terjangkit penyakit yang belum ada obatnya ini. (Gan/J-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More