Senin 24 Juni 2019, 03:40 WIB

Bank BRI Segera Miliki Asuransi Umum

(Uud/E-3) | Ekonomi
Bank BRI Segera Miliki Asuransi Umum

ANTARA FOTO/Yudhi
Suasana perbankan dikantor cabang BRI

 

RENCANA PT Bank Rakyat Indonesia (persero) Tbk untuk memiliki anak usaha yang bergerak pada bidang asuransi umum selangkah lagi akan terwujud.

Hal itu karena proses akuisisi Bank BRI terhadap PT Bringin Sejahtera Artha Makmur (BRINS) saat ini sudah mencapai tahap conditional sales and purchase agreement (CSPA) alias perjanjian pengikatan jual-beli bersyarat (PPJB).

Hal tersebut diungkapkan Direktur Utama Bank BRI Suprajarto kepada wartawan di Jakarta pada Jumat (21/6).

Suprajarto mengungkapkan akuisisi ini merupakan langkah strategis perseroan untuk menjadi integrated financial solution.

“Dengan hadirnya BRINS yang bergerak dalam bidang asuransi umum, tentu akan semakin melengkapi layanan keuangan yang dimiliki BRI Group,” ujarnya.

Saat ini Bank BRI telah memiliki tujuh perusahaan anak yang tergabung dalam BRI Group. Ketujuh perusahaan anak tersebut ialah BRI Syariah, BRI Agro, BRI Life, BRI Finance, BRI Ventures, BRI Remittance, serta Danareksa Sekuritas.

Dalam proses akuisisi tersebut, Bank BRI nantinya akan mengambil alih kepemilik­an 90% saham BRINS dengan nilai sebesar Rp1,04 triliun atau se-tara dengan 1,6 kali book value dan diperkirakan seluruh proses akan rampung pada September 2019.

“Peluang pertumbuhan asuransi umum di Indonesia masih terbuka. Rasio premi bruto per PDB Indonesia berada di kisaran 0,5%, sedangkan di negara ASEAN lain di atas 1%. Melalui perpaduan antara peluang pertumbuhan yang besar serta potensi integrasi atau sinergi dengan BRI baik dari sisi revenue maupun cost, transaksi ini diharapkan dapat meningkatkan value BRI,” ungkap Suprajarto.

BRINS merupakan anak usaha Dana Pensiun BRI yang bergerak dalam bidang asuransi umum. Hingga akhir Desember 2018, BRINS telah membukukan laba sebesar Rp141 miliar, aset Rp2,39 triliun serta pertumbuhan premi bruto tahunan pada kisaran 15%. (Uud/E-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More